News  

Bicara Empat Mata Berujung Darah, Istri Ditikam 15 Kali di Kamar Kos

Ilustrasi: Kasus Pembunuhan.

GORONTALO โ€“ Semula hanya percakapan berdua. Namun, beberapa menit kemudian, suara teriakan meminta pertolongan menggema dari balik pintu kamar sebuah indekos di Kota Gorontalo.

Di dalam kamar itu, SM (21) ditemukan dalam kondisi bersimbah darah. Perempuan tersebut diduga menjadi korban penikaman yang dilakukan suaminya sendiri, FM (26).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Kasuari Baru, Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 13.05 Wita.

Menurut polisi, FM sebelumnya mengajak SM berbicara empat mata untuk membahas persoalan rumah tangga. Namun, korban disebut meminta pembicaraan dilakukan di luar kamar agar dapat disaksikan keluarga.

Permintaan tersebut tidak diikuti. FM justru bersikeras membawa pembicaraan ke dalam kamar.

“Korban mengajak berbicara di luar agar disaksikan keluarga, namun tersangka bersikeras masuk ke dalam kamar,” ujar Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota Kompol Akmal Novian Reza.

Tak lama setelah pasangan tersebut masuk ke kamar, suara korban terdengar. Teriakan itu membuat seorang saksi bergegas mendekat.

Pintu kamar kemudian didobrak. Di sana, saksi menemukan SM dalam keadaan berlumuran darah. Sementara FM disebut masih memegang senjata tajam sebelum melarikan diri.

“Tidak lama kemudian saksi mendengar teriakan korban. Saksi mendobrak pintu dilihat korban sudah berlumuran darah dan terduga pelaku FM memegang sajam lalu melarikan diri,” jelas Akmal.

Korban kemudian dilarikan ke RS Multazam Kota Gorontalo. Luka yang ditemukan bukan hanya satu atau dua. Berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat 15 luka tusuk dan sayat yang tersebar di sejumlah bagian tubuh korban.

“Untuk korban SM segera dilarikan ke RS Multazam untuk penanganan medis. Berdasarkan hasil visum awal, korban mengalami 15 luka tusuk dan sayat di bagian dada, perut, bokong, betis dan lengan,” ungkapnya.

Sementara korban mendapatkan perawatan, polisi bergerak memburu FM. Tim URC Polresta Gorontalo Kota akhirnya berhasil menangkap pria tersebut tidak lama setelah kejadian.

Dari pemeriksaan awal, polisi menduga persoalan uang menjadi pemicu tindakan tersebut. FM disebut merasa kesal karena uang nafkah yang diberikannya kepada korban diduga disalahgunakan.

“Motif diduga karena kesal karena nafkah uang yang diberikan diduga disalahgunakan korban,” kata Akmal.

FM kini diamankan di Mapolresta Gorontalo Kota untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk memastikan secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum penikaman.

Sementara SM masih berjuang memulihkan luka-luka yang dideritanya.

Satu percakapan di sebuah kamar kos berubah menjadi peristiwa berdarah. Dan di balik 15 luka yang kini dirawat, polisi masih mengurai bagaimana pertengkaran rumah tangga itu berujung pada kekerasan menggunakan senjata tajam. (*)

Sponsored ยท Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis