Salma Ditemukan Tak Bernyawa, Amarah Warga Berujung Rumah Dibongkar

Kondisi rumah di Kecamatan Anggeraja, Enrekang, Sulawesi Selatan, yang dirusak massa setelah seorang perempuan bernama Salma ditemukan meninggal dunia.

ENREKANG โ€“ Malam di Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, berubah tegang. Rumah seorang pria yang kini diamankan polisi terkait kematian Salma (44) dibongkar massa setelah warga tersulut emosi.

Perusakan terjadi Jumat (21/8) malam, tidak lama setelah kabar ditemukannya Salma dalam kondisi meninggal dunia menyebar di tengah masyarakat.

Rumah tersebut menjadi sasaran luapan kemarahan warga. Massa membongkar bagian rumah, tetapi tidak sampai membakarnya. Polisi bersama pemerintah setempat segera mendatangi lokasi untuk mencegah situasi berkembang lebih jauh.

Kapolsek Anggeraja Iptu Talli mengatakan rumah itu memang sedang tidak berpenghuni ketika massa datang.

“Iya, begitu (rumah pelaku dirusak massa) meluapkan amarahnya,” ujar Talli kepada wartawan, Sabtu (22/8/2026).

Menurut dia, istri pria yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut sedang berada di rumah orang tuanya. Sementara orang tua pria itu disebut tengah berada di Makassar.

“Kondisi rumah rusak dibongkar massa. Rumah itu sedang kosong karena istri (pelaku) itu sedang di rumah orang tuanya, sedangkan orang tua dia (pelaku) sedang di Makassar,” katanya.

Kondisi yang memanas itu tidak sampai berubah menjadi kebakaran. Polisi sengaja mengingatkan warga agar tidak membakar rumah karena api berpotensi menjalar ke bangunan di sekitarnya.

“Tidak sampai dibakar. Kami memang ingatkan jangan dibakar karena jangan sampai api merambat ke rumah yang lain nantinya,” jelas Talli.

Di tengah emosi warga, polisi meminta masyarakat menahan diri. Dugaan pembunuhan terhadap Salma masih berada dalam proses penyelidikan dan belum seluruh rangkaian peristiwanya terungkap.

“Kami mohon kerja sama dari warga agar mempercayakan proses hukum yang berjalan kepada kepolisian dan tidak melakukan tindakan yang di luar hukum,” tegasnya.

Salma sebelumnya dilaporkan hilang pada Rabu (19/8). Dua hari kemudian, pencarian berakhir dengan penemuan korban dalam kondisi meninggal dunia di Desa Bungin, Kecamatan Bungin, sekitar pukul 14.00 Wita.

Polisi menduga perempuan berusia 44 tahun itu tewas akibat pembunuhan. Namun, penyidik masih mendalami penyebab kematian serta rangkaian kejadian yang mendahuluinya.

“Memang itu diduga ya, diduga tewas dibunuh. Terkait penyebab kematian korban sementara kami dalami,” kata Kasat Reskrim Polres Enrekang AKP Dodie Ramaputra.

Seorang pria telah diamankan di Mapolres Enrekang. Identitasnya belum disampaikan kepada publik karena pemeriksaan masih berlangsung.

“Ada pria kami amankan dia sebagai terduga ya (pelaku). Kini sementara dalam pemeriksaan petugas. Lebih lengkapnya akan segera kami rilis,” ujar Dodie.

Di satu sisi, warga menuntut kejelasan atas kematian Salma. Di sisi lain, polisi harus memastikan setiap dugaan dibuktikan melalui proses hukum.

Sebab, di balik amarah yang telah merusak sebuah rumah, masih tersimpan satu perkara yang jauh lebih penting: mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas kematian Salma. (*)

Sponsored ยท Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis