Journalist Independent, MAKASSAR – Dua pemuda diamankan polisi setelah kedapatan membawa busur beserta anak panah dan sebilah celurit di Jalan Andi Tonro Raya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keduanya diduga membawa senjata tersebut untuk menghadang kelompok geng motor yang melintas di lokasi.
Kedua pemuda itu masing-masing berinisial IF (19) dan MS (16). Mereka diamankan Unit Resmob Polsek Tamalate, Polrestabes Makassar, sekitar pukul 02.30 WITA, setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai keributan di kawasan tersebut.
Penindakan dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Tamalate, AKP Alim Bahri Usman, didampingi Panit I Aipda Dedi Arseto bersama anggota Resmob. Petugas mendatangi lokasi untuk memeriksa situasi sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan.
Polisi Kejar Pemuda yang Berusaha Kabur
Setibanya di Jalan Andi Tonro Raya, petugas mendapati sejumlah pemuda sedang berkumpul di sekitar lokasi. Situasi berubah ketika beberapa di antaranya berusaha melarikan diri saat melihat kedatangan polisi.
Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga mengamankan empat pemuda di sekitar tempat kejadian. Mereka selanjutnya diperiksa untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan dalam keributan yang dilaporkan masyarakat.
Dari pemeriksaan tersebut, polisi menemukan sejumlah senjata yang dibawa oleh dua pemuda. Tiga buah busur beserta anak panah ditemukan di dalam tas selempang yang dibawa salah seorang pemuda. Sementara itu, sebilah celurit ditemukan dibawa oleh pemuda lainnya.
Temuan senjata tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan polisi terhadap para pemuda yang diamankan. Petugas juga berupaya memastikan kepemilikan barang-barang tersebut serta menggali keterangan mengenai tujuan senjata itu dibawa ke lokasi.
Kanit Reskrim Polsek Tamalate, AKP Alim Bahri Usman, mengatakan penindakan bermula dari informasi masyarakat mengenai adanya keributan di Jalan Andi Tonro Raya.
“Setelah menerima informasi adanya keributan, anggota langsung menuju lokasi dan mendapati sejumlah pemuda yang berusaha melarikan diri saat melihat petugas. Dalam pemeriksaan, ditemukan busur beserta anak panah dan satu bilah celurit,” jelas AKP Alim Bahri Usman.






