Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung Ternyata Pernah Bunuh Kakaknya

Journalist Independent
Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung
Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung

Lampung – Ahmad Fathony (35), pelaku pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, ternyata disebut pernah terlibat kasus pembunuhan terhadap kakak kandungnya di wilayah Tangerang.

Ahmad Fathony diketahui merupakan adik kandung Hasanah (56), salah satu korban dalam pembunuhan tiga orang yang terjadi pada Senin (5/10/2026).

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama mengatakan, polisi memperoleh informasi bahwa Ahmad Fathony pernah membunuh kakak kandungnya pada 2024.

“Iya, tahun 2024 sempat kami mendapat informasi pelaku ini pernah melakukan pembunuhan terhadap kakak kandungnya juga di wilayah Tangerang,” kata Apfryyadi.

Menurut informasi yang diterima polisi, Ahmad Fathony sempat diamankan oleh kepolisian setempat terkait kasus tersebut. Namun, ia kemudian melarikan diri sehingga belum menjalani hukuman.

“Menurut informasi yang kami dapat, pelaku ini sempat diamankan oleh Polsek ataupun kepolisian setempat. Namun, ia melarikan diri, jadi belum sempat menjalani hukuman,” ujarnya.

Dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya sebilah pisau dan satu unit sepeda motor.

“Kami dalami lagi untuk kepemilikan sepeda motornya,” ucapnya.

Polisi juga memastikan tidak menemukan barang berharga milik para korban yang hilang setelah kejadian.

“Nggak ada. Yang diamanin cuma motor sama pisau,” ujar petugas.

Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh ketiga korban.

Hasanah mengalami luka pada bagian dada serta tulang tengkorak bagian belakang kepala yang patah dan pecah.

Sementara suaminya, Rahmat (69), mengalami luka akibat hantaman benda tumpul pada bagian kepala. Adapun anak mereka, Devny Kishela Putri (14), ditemukan mengalami luka pada bagian dada.

Ahmad Fathony diketahui merupakan adik kandung Hasanah.

Polisi masih mendalami waktu pasti kejadian serta motif pembunuhan tersebut. Berdasarkan informasi sementara, Ahmad Fathony telah tinggal bersama ketiga korban selama dua hari sebelum peristiwa terjadi.

“Kalau informasi yang kami dapat, korban ini tinggal bersama juga dengan pelaku, sudah 2 hari. Nah, hari yang kedua inilah terjadi kejadian ini,” kata Apfryyadi.

Terkait informasi mengenai dugaan riwayat gangguan kejiwaan pada pelaku, polisi belum dapat memastikan kebenarannya.

Apfryyadi mengatakan pihaknya masih menunggu rekam medis untuk memastikan informasi tersebut.

“Rekam medis kami belum dapatkan terkait informasi itu benar atau tidaknya. Artinya motif detailnya belum, masih kita dalami,” ujarnya.

Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri atas Rahmat, Hasanah, dan putri mereka, Devny Kishela Putri, ditemukan tewas di dalam rumah di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Tulang Bawang, Senin (5/10/2026) pagi.

Ketiga korban ditemukan warga di lokasi berbeda di dalam rumah sekitar pukul 08.30 WIB.

Ahmad Fathony kemudian berhasil diamankan kurang dari 12 jam setelah kejadian di wilayah Purbolinggo, Lampung Timur.

Saat hendak diamankan, pelaku disebut menyerang polisi menggunakan senjata tajam. Petugas kemudian melakukan tindakan tegas terukur.

Ahmad Fathony akhirnya meninggal dunia. Jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani autopsi.

Polisi masih mendalami motif pembunuhan serta rangkaian kejadian yang menyebabkan tiga anggota keluarga tersebut meninggal dunia.