Sarwendah Unggah Rekaman Video Call, Ruben Onsu: Terus Menjatuhkan

Journalist Independent
Ruben Onsu

Journalist Independent, Jakarta– Ruben Onsu meluapkan kekecewaannya setelah Sarwendah mengunggah rekaman video call (VC) dirinya dengan seorang pria yang kemudian menjadi perbincangan di media sosial. Ruben merasa dirinya terus direndahkan melalui berbagai cara.

Melalui unggahan di media sosial, Ruben menyinggung dugaan adanya pertemuan yang menurutnya berkaitan dengan polemik rekaman tersebut. Ia mempertanyakan tujuan pertemuan itu dan menduga ada upaya untuk menjatuhkan dirinya.

“Mungkin semua dia sudah direncanakan dalam sebuah pertemuan, untuk terus menjatuhkan,” tulis Ruben dalam unggahannya, dikutip Minggu (11/10/2026).

Ruben juga mengungkapkan keberatannya terhadap berbagai hal yang menurutnya telah terjadi selama ini. Ia menilai dirinya terus berada dalam posisi yang dirugikan.

“Tidak habisnya dia merendahkan saya dengan berbagai cara,” lanjut Ruben.

Pernyataan tersebut kembali memicu perhatian publik terhadap polemik antara Ruben dan Sarwendah. Keduanya sebelumnya sama-sama memberikan pernyataan melalui media sosial terkait rekaman video call dan narasi yang berkembang.

Dalam unggahan yang sama, Ruben mempertanyakan tujuan pertemuan yang disinggungnya serta kaitannya dengan persoalan hak asuh anak setelah perceraiannya dengan Sarwendah.

“Ini pertemuan apa sih? Hahaha. Jadi, jika pembahasan ini dilakukan setelah bercerai, apa nyambungnya dengan persidangan hak asuh?” ungkap Ruben.

Ia kemudian menyinggung dugaan adanya kesepakatan dan transaksi setelah pertemuan tersebut. Ruben mengaitkan hal itu dengan unggahan sebelumnya yang menurutnya berhubungan dengan persoalan yang sedang dipermasalahkan.

“Mungkin setelah perbincangan ini, dan adanya kesepakatan lanjut lah mereka bertransaksi seperti yang pernah saya upload. Ini yang dikatakan mau damai?” lanjutnya.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan Ruben terhadap polemik yang sedang berlangsung. Dugaan mengenai tujuan pertemuan maupun transaksi yang disinggungnya belum dapat dipastikan hanya berdasarkan unggahan tersebut.

Sebelum Ruben menyampaikan tanggapannya, Sarwendah lebih dahulu membagikan sejumlah rekaman video call yang memperlihatkan Ruben berbincang dengan seorang pria.

Salah satu bagian rekaman menjadi sorotan setelah terdengar ucapan Ruben mengenai seseorang yang diminta menemaninya dan menjadi penjaga hati.

“Eh, kamu temenin aku aja kalau nggak, mau nggak? Jadi penjaga hati mau nggak? Jadi penjaga hati ajalah,” demikian ucapan Ruben dalam rekaman tersebut.

Sarwendah juga menyampaikan keberatannya terhadap narasi yang menurutnya telah beredar selama berbulan-bulan dan membuat dirinya mendapat penilaian buruk dari publik.

“Entah sudah berapa banyak narasi dan fitnah yang dibuat agar saya terlihat jelek, buruk, jahat dll. Ini sudah Berbulan-bulan dan sudah di titik bingung, sebenarnya ini mau dibawa ke mana? Apa yang mau diselesaikan? Saya rasa semua orang sudah capek dan muak dengan kasus ini,” tulis Sarwendah.

Selain itu, Sarwendah meminta agar rekaman CCTV yang sebelumnya menjadi polemik ditampilkan secara utuh, termasuk suara di dalamnya. Ia berharap masyarakat dapat memahami peristiwa tersebut berdasarkan konteks yang lengkap.

Perbedaan pernyataan keduanya membuat polemik ini kembali menjadi perhatian publik. Ruben menyampaikan keberatan karena merasa direndahkan, sedangkan Sarwendah mengaku lelah menghadapi narasi yang dinilainya merugikan dirinya.