Istri Jurnalis Antara Berharap Pencarian 8 Korban Selat Sunda Dilanjutkan

Istri Jurnalis Antara Berharap Pencarian 8 Korban Selat Sunda Dilanjutkan.
Istri jurnalis ANTARA M Bagus Khoirunnas, Desi Purnama, menangis di bibir Pantai Marina Carita, Pandeglang, saat menunggu proses pencarian suaminya dan tujuh korban lainnya, Kamis (10/9/2026).

JAKARTA โ€” Harapan Desi Purnama Sari untuk menemukan suaminya, jurnalis Antara Muhammad Bagus Khoirunas, belum padam. Meski operasi pencarian terhadap delapan orang yang hilang di perairan Selat Sunda telah dihentikan, Desi masih berharap tim SAR kembali bergerak jika muncul petunjuk baru.

Desi mengatakan pencarian terhadap suaminya bersama empat jurnalis lain dan tiga kru kapal sebelumnya telah berlangsung selama 10 hari. Ia berharap ada informasi baru yang dapat menjadi dasar pembukaan kembali operasi pencarian.

โ€œUntuk harapannya sendiri dari saya sebagai istri Muhammad Bagus Khoirunas tentu pencarian tetap dapat dilakukan ya,โ€ ujar Desi, Senin (21/9/2026).

Basarnas Masih Memantau Informasi

Harapan keluarga tersebut berhadapan dengan kondisi pencarian yang hingga kini belum menemukan titik terang. Basarnas Banten menyatakan belum menerima informasi maupun temuan baru mengenai keberadaan para jurnalis dan kru kapal yang hilang.

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan pihaknya masih memantau informasi dari instansi terkait.

โ€œSampai saat ini kami masih melakukan monitoring ke instansi yang berwenang dan sampai saat ini nihil,โ€ kata Rizky saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).

Rizky menjelaskan, operasi pencarian kembali dapat dilakukan apabila muncul informasi atau temuan baru yang berkaitan dengan keberadaan para korban.

โ€œIya, menurut aturan seperti itu,โ€ ujarnya.

Delapan Orang Hilang di Selat Sunda

Delapan orang tersebut diketahui berada dalam satu speed boat setelah menjalankan tugas peliputan perkembangan Gunung Anak Krakatau.

Lima orang di antaranya merupakan jurnalis. Mereka yakni M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.

Tiga lainnya merupakan kru kapal, yakni Warta, Surakman, dan Heriyanto.

Rombongan tersebut dilaporkan hilang setelah berada di perairan Selat Sunda dalam perjalanan yang berkaitan dengan kegiatan peliputan Gunung Anak Krakatau.

Operasi Pencarian Telah Dihentikan

Tim SAR gabungan sebelumnya telah melakukan pencarian selama sepekan. Operasi kemudian diperpanjang selama tiga hari sebelum akhirnya dihentikan sesuai prosedur pencarian dan pertolongan.

Meski operasi resmi ditutup, Basarnas menyatakan pencarian masih memungkinkan untuk kembali dilakukan apabila terdapat petunjuk baru mengenai keberadaan delapan orang tersebut.

Desi mengatakan dirinya memahami keputusan penghentian operasi sesuai prosedur. Namun, sebagai istri, ia tetap berharap pencarian suaminya dapat kembali dilakukan apabila terdapat tanda atau informasi yang memungkinkan.

โ€œMeski pencarian ini yang selama ini dilakukan oleh tim SAR gabungan telah dihentikan setelah 10 hari, saya berharap adanya pencarian lanjutan,โ€ tutur Desi.

Hingga Senin (21/9/2026), Basarnas Banten menyatakan belum menerima informasi baru mengenai keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut. (*)