Banjir Bandang Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Sejumlah Dinas Terdampak Parah

Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Sumatera Barat terkena material banjir bandang, Selasa (22/9/2026)
Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Sumatera Barat terkena material banjir bandang, Selasa (22/9/2026)

SOLOK — Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Bupati Solok di Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Senin (21/9/2026) malam.

Derasnya aliran air merendam sejumlah kantor pemerintahan dan rumah warga di sekitar kawasan tersebut. Sejumlah fasilitas dan peralatan kantor juga terdampak akibat kuatnya arus banjir.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan beberapa kantor pemerintahan mengalami dampak cukup parah akibat banjir bandang tersebut.

“Dinas PUPR, kesehatan, BKD, DPMN, Bapelitbang termasuk DPRD terdampak parah,” ujarnya, dikutip dari Antara, Selasa (22/9).

Peralatan Kantor Terseret Arus

Jon menjelaskan, banjir terjadi setelah aliran air dalam jumlah besar masuk ke kawasan kompleks perkantoran. Kondisi tersebut membuat air menggenangi sejumlah ruangan dan merusak fasilitas yang ada.

Kuatnya arus bahkan membuat sejumlah peralatan kantor terseret keluar dari ruangan.

“Umumnya karena airnya. Peralatan kantor terbawa ke luar,” ujar Jon.

Selain kantor pemerintahan, banjir bandang juga menerjang permukiman warga di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok.

Pemkab Solok bersama TNI, Polri, dan BPBD langsung melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar akibat banjir.

Pemkab Siapkan Posko Pengungsian

Pemerintah daerah juga menyiapkan lokasi pengungsian sementara bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan atau tidak memungkinkan untuk ditempati.

“Kami juga tengah menyiapkan posko pengungsian sementara untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan atau terdampak banjir,” kata Jon.

Hingga Selasa (22/9), Pemkab Solok masih mendata jumlah rumah warga serta fasilitas pemerintahan dan fasilitas umum lainnya yang terdampak galodo.

Tim gabungan juga membersihkan material yang terbawa arus dan masuk ke kawasan perkantoran. Pembersihan dilakukan agar aktivitas di lingkungan pemerintahan dapat kembali berjalan dan akses menuju sejumlah fasilitas tidak terhambat.

Warga Diminta Waspada Banjir Susulan

Dampak banjir bandang terhadap kantor pemerintahan menjadi perhatian Pemkab Solok karena beberapa fasilitas yang terdampak memiliki fungsi penting dalam pelayanan kepada masyarakat.

Jon mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir, longsor, maupun di sekitar aliran sungai.

Warga diminta segera berpindah ke lokasi yang lebih aman apabila kondisi di sekitar tempat tinggal mulai membahayakan. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas yang berada di lapangan.

Selain itu, warga diimbau segera melaporkan kondisi darurat atau kebutuhan bantuan kepada pemerintah nagari, kecamatan, maupun petugas penanggulangan bencana.