Mobil Damkar Terguling Saat Menuju Lokasi Kebakaran, Satu Petugas Tewas

Mobil pemadam kebakaran (Damkar) terguling saat menuju lokasi kebakaran lahan di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (8/9/2026). (Foto: Istimewa)

SELAYAR โ€” Perjalanan lima petugas pemadam kebakaran menuju lokasi kebakaran lahan di Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, berakhir tragis. Mobil Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang mereka tumpangi terguling saat melewati jalan menanjak.

Kecelakaan tunggal itu terjadi di Jalan Poros Tajuia-Kayubauk, Kecamatan Bontomatene, sekitar pukul 10.00 WITA, Selasa (8/9/2026). Satu petugas bernama Hendra Ekaputra (33) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlindas dan tertimpa badan kendaraan.

Kasat Lantas Polres Kepulauan Selayar AKP Muhammad Idris membenarkan kecelakaan tersebut. Menurut dia, armada Damkar tengah menuju wilayah Kayubauk setelah menerima informasi dari warga mengenai kebakaran lahan.

“Iya benar, kecelakaan itu terjadi pada saat itu petugas Dinas Damkar tengah menuju wilayah Kayubauk, setelah menerima informasi dari warga adanya kebakaran lahan,” kata Idris.

Armada tersebut membawa lima orang kru. Dua petugas berada di bagian depan, terdiri atas sopir dan seorang petugas lainnya. Sementara tiga petugas berada di bagian belakang, tepatnya di atas tangki Damkar.

Saat memasuki wilayah Desa Kayubauk, kendaraan harus melewati ruas jalan yang menanjak. Kendaraan diduga tidak kuat melewati tanjakan tersebut hingga kemudian bergerak mundur.

Sopir berupaya mengendalikan kendaraan, tetapi laju armada yang terus bergerak mundur akhirnya tidak dapat dikendalikan. Dalam kondisi tersebut, tiga petugas yang berada di bagian belakang atas tangki memilih melompat untuk menyelamatkan diri.

“Tiga petugas yang berada di bagian belakang atas tangki Damkar kemudian melompat dari kendaraan. Ketiganya berupaya menyelamatkan diri sekaligus mencegah kendaraan terus bergerak mundur,” ujar Idris.

Namun, ketika kendaraan akhirnya terguling, Hendra menjadi korban. Tubuhnya terlindas dan tertimpa badan mobil Damkar hingga meninggal dunia di tempat.

Dua petugas lain yang berada di bagian belakang atas tangki berhasil menyelamatkan diri. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan lokasi kejadian.

“Untuk sementara ini merupakan laka tunggal. Namun, kami tetap melakukan penyelidikan dan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan serta memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi,” kata Idris.

Jenazah Hendra kemudian dievakuasi ke Puskesmas Bontomatene untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara mobil Damkar yang terguling masih berada di lokasi dan menunggu alat berat untuk proses evakuasi.

Polisi memastikan penyelidikan tetap dilakukan untuk mengetahui secara utuh rangkaian kecelakaan yang terjadi saat armada Damkar tersebut dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran. (*)