Ditegur Berboncengan Empat dan Lawan Arah, Pemotor Serang Warga Pakai Arit

Ilustrasi.

TANGERANG SELATAN โ€” Teguran seorang warga kepada pengendara sepeda motor yang melawan arah di Jalan Pamulang Raya, Tangerang Selatan, justru berujung penyerangan. Korban diserang menggunakan senjata tajam setelah menegur rombongan yang berboncengan empat orang dalam satu sepeda motor.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 03.17 WIB. Saat itu, korban sedang melintas di lokasi dan melihat pengendara motor yang melawan arah. Ia kemudian menegur rombongan tersebut.

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra mengatakan teguran itu tidak diterima oleh salah satu pelaku, Muhammad Agung Hikmah. Pelaku justru membalas teguran korban dengan perkataan yang memicu keributan.

“Korban kemudian menegur para pengendara tersebut karena berkendara melawan arah. Teguran tersebut dijawab oleh pelaku Muhammad Agung Hikmah dengan mengatakan, ‘emang kenapa, ngapain lihat-lihat?’. Selanjutnya korban memutar balik dan mendekati para pelaku,” kata Galuh saat dihubungi, Selasa (8/9/2026).

Situasi kemudian berubah menjadi kekerasan. Pelaku Panji Tribuono turun dari sepeda motor dan menghampiri korban. Muhammad Agung Hikmah dan Panji kemudian bersama-sama memukul korban menggunakan tangan kosong ke bagian wajah.

Tidak lama kemudian, Muzakar ikut turun dari motor. Ia menghampiri korban sambil mengeluarkan senjata tajam jenis arit.

Muzakar kemudian menyerang korban sebanyak tiga kali dengan mengarahkan sabetan ke bagian kepala. Korban berusaha menghindar sekaligus menangkis serangan tersebut menggunakan tangan kanannya.

“Korban berusaha menghindari dan menangkis sabetan tersebut menggunakan tangan kanan sehingga mengakibatkan luka pada jari kelingking tangan kanan korban,” ujar Galuh.

Persoalan itu kemudian tidak berhenti pada penganiayaan. Para pelaku juga membawa kabur telepon seluler milik korban sebelum meninggalkan lokasi.

“Dua orang pelaku meninggalkan lokasi kejadian, sedangkan satu orang terduga pelaku masih berada di sekitar TKP,” imbuhnya.

Laporan warga kemudian ditindaklanjuti polisi. Petugas Polsek Pamulang mengamankan tiga orang yang diduga terlibat, yakni Muzakar, Muhammad Agung Hikmah, dan Panji Tribuono.

Dalam proses pengamanan, polisi juga menemukan senjata tajam yang diduga digunakan dalam penyerangan. Arit tersebut ditemukan tersimpan di balik pakaian salah satu pelaku.

“Pada saat dilakukan pengamanan, dari penguasaan yang bersangkutan ditemukan satu bilah senjata tajam jenis arit yang disimpan di balik pakaian yang dikenakannya. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke Polsek Pamulang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Galuh.

Ketiga pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan di Polsek Pamulang. Polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami peran masing-masing dalam peristiwa tersebut. (*)