Dua Hari Pencarian, Bocah 6 Tahun yang Tenggelam di Makassar Ditemukan Meninggal

Journalist Independent
Bocah di Makassar Tenggelam Meninggal
Bocah di Makassar meninggal dunia akibat tenggelam di Kanal Sinrijala. (dok. Journalist Independent)

Journalist Independent.com, MAKASSAR — Setelah dua hari pencarian, bocah perempuan berusia enam tahun, Reskia yang tenggelam di Kanal Sinrijala, Makassar, ditemukan di bantaran Sungai Rappokalling, Senin, 19 Oktober 2026 dalam kondisi tidak bernyawa.

Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 10.35 Wita, Senin (19/10/2026) oleh tim SAR Basarnas Kota Makassar bersama warga di Jalan Dg. Tanttu, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Ahmad, membenarkan penemuan jenazah bocah tersebut. Ia mengaku korban yang sudah dicari sejak Sabtu (17/10).

“Benar, pada hari Senin tanggal 19 Oktober 2026, anak yang tenggelam pada hari Sabtu tanggal 17 Oktober telah ditemukan,” katanya saat dikonfirmasi.

Terjatuh di Kanal Sinrijala

Korban diduga terjatuh ke Kanal Sinrijala, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, pada Sabtu, 17 Oktober 2026, sekitar pukul 22.30 Wita.

Pencarian dilakukan setelah korban dilaporkan tenggelam. Tim SAR Basarnas Kota Makassar melanjutkan pencarian pada Senin sekitar pukul 07.30 Wita.

Kronologi Pencarian

Pencarian berlangsung hingga korban ditemukan di bantaran Sungai Rappokalling sekitar pukul 10.35 Wita. Setelah ditemukan, tim SAR langsung mengevakuasi jenazah korban dari bantaran sungai. Jenazah kemudian dimasukkan ke dalam kantong mayat.

Sekitar pukul 10.45 Wita, jenazah dievakuasi dan dinaikkan ke ambulans Basarnas Kota Makassar untuk dibawa ke rumah keluarga.

Pada pukul 11.00 Wita, jenazah tiba di rumah duka di Jalan Sukaria 1 A Nomor 29, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Pihak keluarga kemudian mempersiapkan proses pemakaman korban. Sekitar pukul 11.30 Wita, jenazah dimandikan di rumah duka. Setelah proses tersebut, keluarga bersiap membawa jenazah ke Kabupaten Barru untuk dimakamkan.

Sekitar pukul 13.10 Wita, jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans Basarnas Kota Makassar berwarna oranye-putih dengan nomor polisi DD 9015 RM.

Jafar turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak untuk mencegah kejadian serupa.

“Dihimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga anak anaknya jangan sampai lalai yang mengakibatkan terjadi hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Tim SAR Sisir Lokasi Kejadian