Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Muh Fadli, juga ikut mencari korban. Sejak laporan diterima, tim SAR gabungan melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga sejumlah titik aliran kanal yang diduga menjadi jalur pergerakan korban.
Operasi pencarian melibatkan personel BPBD Kota Makassar, Damkarmat, SAR UNM, Balakar, TNI-Polri, serta unsur Kecamatan Panakkukang. Seluruh personel berkoordinasi untuk memperluas penyisiran dan menemukan korban.
Muh Fadli menjelaskan, penemuan korban bermula saat personel BPBD yang sedang melakukan penyisiran kanal menerima informasi dari petugas BPBD lainnya yang tengah menyalurkan air bersih. Petugas tersebut melaporkan adanya seorang anak perempuan yang mengapung di aliran sungai.
Menindaklanjuti laporan itu, personel BPBD segera menuju lokasi untuk memastikan informasi dan melakukan evakuasi terhadap korban.
“Setelah dilakukan konfirmasi kepada pihak keluarga, anak perempuan yang ditemukan tersebut dipastikan merupakan Riskia Rahmat, yang sebelumnya dilaporkan hilang di Kanal Sinrijala,” ucapnya.
Korban ditemukan di kawasan Barawaja, Sungai Pampang, sekitar tiga kilometer dari lokasi awal kejadian. Jarak tersebut menjadi bagian dari hasil penyisiran tim SAR gabungan selama operasi pencarian berlangsung.
Setelah proses evakuasi, BPBD Kota Makassar berencana membantu mengantarkan jenazah korban ke Kabupaten Barru setelah proses pemandian jenazah selesai.
Muh Fadli menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengapresiasi seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika berada di sekitar kanal, sungai, drainase, dan perairan terbuka lainnya.
Ditemukan di Rappokalling
Bocah tersebut ditemukan di Dermaga Rappokalling, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah duka. Fadli Tahar mengatakan korban ditemukan oleh tim BPBD yang sedang menyalurkan air bersih di Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, sekitar pukul 10.17 Wita pagi tadi.
“(Korban) ditemukan oleh tim penjangkau kami yang sementara menyalurkan air bersih di kelurahan ini, di Kecamatan Tallo, di Rappokalling,” kata Fadli.
Dia menyebut korban ditemukan pada jarak sekitar 3 kilometer (km) dari titik awal dilaporkan hilang. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR pencarian korban ditutup.
Sebelumnya, seorang bocah perempuan berusia 6 tahun bernama Riskia Rahmat dilaporkan hilang secara misterius dan diduga tenggelam di Kanal Sinrijala, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.
Peristiwa memilukan itu bermula saat korban diajak orang tua angkatnya melayat ke Kabupaten Gowa pada Sabtu (17/10/2026). Usai dari Gowa, rombongan keluarga singgah di kawasan Sukamaju, Tamamaung, untuk menghadiri acara takziah.
Namun, keceriaan malam berubah menjadi keheningan mencekam. Sekitar pukul 22.12 WITA, saat keluarga hendak bersiap pulang, Rizqia sudah tidak berada di tempat dan menghilang dari pandangan.
“Setelah melayat di Gowa, mereka singgah di Sukamaju untuk takziah. Anak itu kemudian terlepas dari pengawasan. Saat keluarga hendak pulang sekitar pukul 22.12 WITA, korban sudah tidak ditemukan dan mulai dilakukan pencarian,” ungkap Potensi SAR Damkar Makassar, Ekhy, Minggu (18/10/2026).






