SULSEL – Sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan berpotensi mengalami pemadaman listrik selama satu hingga empat jam pada Selasa (1/9/2026). Namun, kondisi tersebut tidak terjadi merata di seluruh wilayah Sulsel.
Informasi itu disampaikan bagian komunikasi UID Sulsel saat dikonfirmasi mengenai potensi gangguan pasokan listrik di wilayah Sulawesi Selatan.
“Sulsel mas.. tapi gak semua daerah mas.. ada yg terdampak, ada pula yg gak terdampak,” ujar Niki dari Bagian Komunikasi UID Sulsel melalui pesan singkat whastapp, Selasa pagi, (1/09/2026).
Saat ditanya mengenai durasi pemadaman, Niki menyebut gangguan di wilayah yang terdampak dapat berlangsung sekitar satu hingga empat jam.
“Boleh mas 1 – 4 jam mas,” katanya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa potensi pemadaman tidak berlaku untuk seluruh pelanggan PLN di Sulawesi Selatan. Ada wilayah yang terdampak, sementara daerah lainnya dipastikan tidak mengalami kondisi serupa.
Meski demikian, hingga berita ini disusun, belum diperoleh rincian mengenai wilayah mana saja yang berpotensi terdampak maupun waktu pemadaman untuk masing-masing daerah.
Informasi lebih spesifik mengenai lokasi terdampak penting bagi masyarakat, terutama pelanggan yang memiliki aktivitas dan pekerjaan yang bergantung pada pasokan listrik. Kepastian jadwal juga dibutuhkan agar warga dapat menyiapkan kebutuhan sebelum gangguan terjadi.
PLN melalui UID Sulsel diharapkan memberikan informasi lanjutan mengenai daftar wilayah terdampak serta perkiraan waktu pemadaman dan pemulihan pasokan listrik. (*)






