JAKARTA โ Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendorong Garda Satya NKRI mengambil peran lebih besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Organisasi tersebut dinilai memiliki potensi menjadi mitra Polri dalam merawat persatuan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Garda Satya NKRI merupakan wadah bagi mantan anggota dan simpatisan Jamaah Islamiyah (JI) yang telah menyatakan komitmen kebangsaan serta ikrar setia kepada NKRI. Mereka juga berkomitmen mengambil peran positif dalam kehidupan bermasyarakat di bawah koordinasi Polri.
Menurut Sigit, Garda Satya NKRI memiliki sejumlah modal untuk ikut berkontribusi dalam menjaga keamanan. Semangat, militansi, kedisiplinan, keberanian, dan kekompakan dinilai dapat diarahkan untuk kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, Kapolri berharap organisasi tersebut tidak hanya menjadi wadah bagi para anggotanya, tetapi juga mampu mengambil bagian dalam menjaga persatuan dan memperkuat ketahanan sosial di tengah masyarakat.
“Ketika bangsa dan negara menghadapi situasi yang membutuhkan peran saudara-saudara, saya berharap Garda Satya NKRI siap hadir bersama Polri dan seluruh komponen bangsa sebagai bagian dari garda penjaga NKRI,” kata Sigit dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/8/2026).
Kapolri menilai keterlibatan berbagai elemen masyarakat diperlukan ketika bangsa menghadapi situasi yang membutuhkan kerja bersama. Garda Satya NKRI diharapkan dapat berdiri bersama Polri dan komponen bangsa lainnya dalam menjaga keamanan serta keutuhan negara.
Namun, kontribusi yang didorong Sigit tidak hanya berkaitan dengan keamanan. Ia juga meminta anggota Garda Satya NKRI mengambil peran produktif sesuai kemampuan masing-masing.
Peran tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, kewirausahaan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Menurut Sigit, aktivitas produktif menjadi bagian penting agar Garda Satya NKRI dapat berkembang sebagai organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap Garda Satya NKRI terus berkembang dan mampu menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam menjaga persatuan sekaligus ikut membangun Indonesia.
Bagi Polri, keterlibatan mantan anggota dan simpatisan JI yang telah menyatakan komitmen kepada NKRI menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan melalui kontribusi positif di tengah masyarakat.
Dengan semangat tersebut, Garda Satya NKRI diharapkan tidak berhenti pada deklarasi komitmen kebangsaan, tetapi menerjemahkannya melalui kegiatan sosial, ekonomi, dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya. (*)






