JOMBANG โ Presiden Prabowo Subianto tiba di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin, untuk menghadiri Penutupan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Prabowo tiba setelah bertolak dari Jakarta pada Senin pagi bersama rombongan terbatas. Mengenakan baju putih, celana hitam, dan peci, Presiden langsung bersalaman dengan sejumlah peserta yang menyambut kedatangannya.
Salah satu yang menyambut Prabowo adalah Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026โ2031, K.H. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.
Kehadiran Prabowo menjadi bagian dari rangkaian agenda penutupan Muktamar Ke-35 NU yang berlangsung di Jombang. Sebelumnya, Presiden juga telah membuka muktamar tersebut pada Jumat (27/8).
Dalam perjalanan menuju Jawa Timur, Prabowo didampingi sejumlah jajaran Kabinet Merah Putih. Mereka antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Rombongan Presiden dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, sekitar pukul 09.30 WIB. Dari bandara, perjalanan dilanjutkan menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang.
Dalam pembukaan Muktamar NU, Prabowo menyampaikan penghormatannya terhadap organisasi yang telah memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia.
“Ini kehormatan besar bagi saya, Nahdlatul Ulama adalah institusi yang bersejarah yang sangat besar jasanya dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia,” ucap Presiden.
Prabowo juga menegaskan posisi NU sebagai salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas serta masa depan bangsa.
Kehadiran Presiden pada penutupan muktamar sekaligus memperlihatkan hubungan antara pemerintah dan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia dalam agenda kebangsaan.
Muktamar Ke-35 NU sendiri menjadi momentum penting bagi organisasi tersebut, termasuk setelah ditetapkannya Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026โ2031. (*)






