13 Pejabat Kementan Dicopot Amran karena Terlibat Judi Online

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah) memberikan keterangan pers usai melantik sejumlah pejabat Kementan dan Bapanas di Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah) memberikan keterangan pers usai melantik sejumlah pejabat Kementan dan Bapanas di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

JAKARTA โ€” Sebanyak 13 pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) dicopot Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman setelah dinyatakan terlibat judi online (judol).

Pencopotan itu diputuskan setelah Kementan menerima laporan terkait dugaan keterlibatan para pejabat tersebut. Amran mengatakan, laporan itu kemudian ditelusuri dan diverifikasi sebelum keputusan diambil.

“Hari ini kami rapat mulai jam 06.00 pagi. Kemudian pertemuan ada yang kami tindak, pejabat 13 orang kami copot karena tidak disiplin, ikut judi online. Kami copot semua, 13 (orang),” kata Amran dalam konferensi pers di Kementan, Jakarta Selatan, Senin (31/8).

Amran menegaskan pencopotan tersebut bukan keputusan yang diambil secara sembarangan. Ia menyebut data keterlibatan para pejabat telah diperiksa sebelum sanksi dijatuhkan.

“Kronologinya, kita dapat laporan, kemudian kita verifikasi betul, kita copot permanen. Bukan copot sembarang. Saya minta Pak Irjen dengan Pak Sekjen carikan pengganti,” ujarnya.

Menurut Amran, seluruh pejabat yang dicopot merupakan pejabat eselon. Ia memastikan proses penelusuran terhadap data mereka telah dilakukan dan dinyatakan lengkap.

Keputusan tersebut juga bukan bentuk penindakan pertama yang dilakukan Kementan terhadap pegawai yang terlibat judi online. Sebelumnya, kementerian telah memberikan peringatan dan pembinaan ketika menemukan pelanggaran serupa.

Namun, pelanggaran kembali terjadi. Amran akhirnya memilih memberikan sanksi lebih tegas dengan mencopot para pejabat tersebut secara permanen.

“Dulu pernah ada kecil-kecil (kejadian yang sama), kami beri peringatan. Kami mencoba pembinaan, memberi peringatan. Ternyata berulang. Lebih baik ini diberhentikan, dicopot sekalian,” kata Amran.

Ia sekaligus memberikan peringatan kepada seluruh pegawai Kementan agar tidak mengulangi pelanggaran serupa. Menurutnya, sanksi yang lebih berat terbuka jika pelanggaran kembali dilakukan.

“Kalau mengulangi, peluangnya sangat besar saya berhentikan,” imbuhnya.

Amran mengatakan penindakan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya dalam membina aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementan. Ia menekankan bahwa pegawai pemerintah memiliki tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat sekaligus dituntut memberikan contoh yang baik.

“Ini tidak boleh, ini melanggar. Kita sebagai umat beragama, kita sebagai anak bangsa, apalagi kita PNS, kita ini pelayan, itu tidak boleh memberi contoh yang tidak baik. 13 dicopot, ganti permanen, titik,” tegas Amran.

Dalam kesempatan itu, Amran juga mengungkapkan adanya pegawai yang memiliki deposit untuk judi online dengan nilai cukup besar. Salah satunya disebut memiliki deposit hampir mencapai Rp200 juta.

“Uang yang deposit ya istilahnya? Itu sampai ada satu orang Rp100 (juta) hampir Rp200 juta,” ujarnya.

Meski demikian, Amran belum memerinci identitas pegawai maupun jumlah pegawai yang memiliki deposit judi online tersebut.

Ia menilai jumlah pejabat yang dicopot relatif kecil jika dibandingkan dengan keseluruhan pegawai Kementan. Saat ini, jumlah pegawai kementerian tersebut disebut mencapai sekitar 52 ribu orang.

“Pegawainya Kementan itu ada 52 ribu, pejabatnya dicopot hanya 13, enggak masalah. Copot permanen diganti hari ini,” kata Amran. (*)

Sponsored ยท Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis