Ibu Bhayangkari Owner Kosmetik illegal Diduga Kebal Hukum, Polda Gorontalo Mati Kutu. Mabes Polri Diminta Turun Gunung

NASIONAL, — Kosmetik diduga illegal dengan label CETAR serta tak berdokumen lengkap kini beredar bebas dilantai market Provinsi Gorontalo, dimana ownernya adalah seorang ibu Bhayangkari berinisial GR serta suaminya seorang anggota Polres berpangkat Aipda. Berinisial D, hal itu diduga menjadikan mereka kebal hukum, 20 Mei 2023.

“Suaminya anggota Polres Gorontalo, pangkat Aipda. Sedangkan istrinya GR itu yang owner CETAR setahu saya dulu kerja di Bank, “kata salah seorang sumber kepada Journalist Independent. Com.

Tentunya hal ini mencoreng nama baik Polda serta Polres Gorontalo dalam penegakan supremasi hukum. Dimana dengan secara terang-terangan oknum anggotanya sendiri yang berbuat tindakan berbau illegal tanpa tersentuh sedikit pun.

“Suaminya kan anggota, tau landasan serta aturan hukumnya. Dan itu bukan rahasia lagi, karena sampai hari ini masih bebas market lewat social media, “tambah sumber.

Hal ini merupakan tamparan keras bagi Kapolda Gorontalo. Irjen. Pol. Angesta Romano Yoyol, Kapolresta Gorontalo AKBP. Dadang Wijaya S. Ik, serta Dirreskrimsus Polda Gorontalo. KBP. Taufan Dirgantara, dimana secara sadar ada oknum anggotanya yang bermain dengan kosmetik illegal.

“Klo disini, mulai dari Polres sampai Polda pasti sudah tau, tapi mereka seakan tutup mata, karena sesama anggota toch, “lanjutnya.

Olehnya itu, Mabes Polri dalam hal ini diminta untuk segera turun gunung dan mengambil tindakan tegas terkait adanya indikasi oknum anggota Polres dan ibu Bhayangkari yang bermain dengan kosmetik illegal tanpa ijin dan berbahan dasar Mercury.

“Semoga saja jajaran Mabes Polri bisa turun tangan mengambil sikap dan tindakan tegas, karena APH di Gorontalo secara tidak langsung melakukan pembiaran terhadap peredaran kosmetik tanpa ijin dan berbahan dasar Mercury, “tutup sumber kepada media ini.

Hingga berita ini diturunkan, owner CETAR kosmetik GR serta Aipda D, yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan resmi.