Berani Tak Berpihak

Alami Kelangkaan, Polres Tanjung Pandan Belitung Tutup Mata Terkait Pelaku BBM Illegal

TP.BELITUNG, — Masyarakat Tanjung Pandan, Belitung, SumSel. Mengeluhkan langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat maraknya para pelaku BBM Illegal yang memodifikasi kendaraan mereka untuk menampung BBM, (26/06/2022).

“BBM disini susah karena banyak Pengerit (Pelaku BBM Illegal), kadang kita ngantri panjang cuman buat ngisi minyak, sampe keliling nyari minyak, “ungkap Sumber, yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, dari sekitar 8 SPBU yang ada. Mereka memprioritaskan Pengerit untuk mengisi, sehingga masyarakat hanya kebagian sedikit dan harus rela ngantri hanya untuk mengisi kendaraan mereka.

“SPBU Air Merbau, SPBU Jalan Baru, SPBU Lux Melati, SPBU Dudut, SPBU Terminal dan SPBU Perawas, semua SPBU ini memberikan prioritas utama kepada para pengerit (Pelaku BBM Illegal), sedangkan masyarakat harus antri panjang untuk mendapatkan minyak dari sisa-sisa, “lanjut Sumber.

Masyarakat berharap agar Polres Tanjung Pandan, Belitung, untuk turun tangan dan tidak menutup mata terkait maraknya pelaku Pengerit diwilayah hukum mereka.

“Kami berharap agar bapak Kapolres Tanjung Pandan, Belitung. Untuk turun tangan memberantas para Pengerit (Pelaku BBM Illegal), kami disini itu tahu klo para pengerit itu dibakingi oleh Oknum juga, “tutup Sumber.



error: Jangan Asal Comot Bro!!!