Akui Khilaf Pimpred Journalist Independent Dan Kasi BPKB Ditlantas Polda Sulsel Kompol. Mamat Rahmat, Tempuh Jalur Damai

SULSEL, — Maraknya pemberitaan terkait Kasi BPKB Ditlantas Polda Sulsel. Kompol. Mamat Rahmat, akhirnya Pimpinan Redaksi (Pimpred) media ini menempuh jalur damai, dimana pertemuan keduanya berlangsung adem di Cafe Olala, Boulevard kompleks Panakukang Mas, (03/06/2022) sekira pukul 16.00 Wita.

“Alhamdulillah, pertemuan ini membahasa dan mengklarifikasi terkait pemberitaan yang beredar terkait dugaan Pungli dan Plat cantik, dan alhamdulillah semuanya sudah jelas, telah terjadi kesalahpahaman antara kami, “ucap Ukhie, Pimpred Journalist Independent.

Dirinya mengakui telah khilaf membuat kekacauan yang berdampak maraknya pemberitaan dimana kedua belah pihak keluarga menjadi korban atas kejadian itu.

“Jujur, kedua belah pihak keluarga saya dengan bapak Kasi BPKB. Kompol. Mamat Rahmat, jadi terbawa arus, dan ini sudah menjadi konsumsi publik, dan saya mengaku sangat menyesal, “tambahnya.

Akan tetapi Kompol. Mamat Rahmat dan Ukhie sebagai umat islam mengakui bahwa hal yang palinh mulia adalah saling memaafkan, dimana Al-Qur’an telah menuliskan di surah Al-A’raf 199 untuk saling memaafkan.

“Kami adalah umat muslim, dan ini adalah ujian bagi kedua belah pihak keluarga kami, didalam Al-Qur’an sudah jelas di Surah Al-A’raf 199 wajib hukumnya untuk saling memaafkan, dan saya akui telah berbuat dzolim kepada bapak Kasi BPKB. Kompol. Mamat Rahmat beserta ibu dan keluarga, “lanjutnya.

Kasi BPKB. Kompol. Mamat Rahmat dan Pimpred Journalist Independent. Com, sepakat berjabat tangan, berpelukan dan saling memaafkan satu sama lainnya.

“Alhamdulillah, saya dengan besar hati memaafkan, dan saya juga legowo atas apa yang telah terjadi, intinya kami sudah saling meluruskan semuanya, dan kami sepakat untuk jalur damai, jawab Kompol. Mamat Rahmat.

Olehnya itu, Pimpred media ini memohon maaf dan meminta kepada segenap insan Jurnalis yang serta proses hukum terhadap Kasi. BPKB. Kompol. Mamat Rahmat, yang berproses di Polda Sulsel agar kiranya bisa dihentikan.

“Kita memang adalah seorang Jurnalis yang memang sudah ada jaman Rosulullah SAW, bertugas membawakan pesan yang baik, dan saya pribadi telah melanggar itu. Saya meminta kepada rekan-rekan, saudara-saudara, senior-senior saya agar tidak lagi mempermasalahkan terkait dugaan 10 Milyar, plat cantik, murni kesalahan saya, dan Kompol. Mamat Rahmat telah memaafkan saya, apabila masih ada yang mempermasalahkan lagi itu diluar sepengetahuan kami, “terang Ukhie

“Dan saya juga berharap kepada Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Kadiv. Propam. Irjen. Pol. Ferdy Sambo, Kapolda Sulsel. Irjen. Pol. Nana Sudjana, Karo SDM. KBP. I Ketut Yudha, Kabid. Propam. KBP. H. Agoeng, Irwasda Sulsel. KBP. Ai Afriandi, Dirlantas Polda Sulsel. KBP. Faizal S. Ik, SH. MH, untuk tidak lagi memproses terkait pemberitaan yang beredar, “tutup Ukhie.

 

(Ardyan)