Belajar Jadi Pribadi Lebih Baik, Dimas Adipati Berbagi Kebahagiaan Di Panti Asuhan Busthanul Islamiyah

  • Bagikan
responsive.txt

MAKASSAR, — Belajar dari kesalahan dan kekhilafan, setiap manusia memiliki hak untuk belajar lebih baik dalam memperbaiki diri. Hal inilah yang coba ditempuh Dimas Adipati bersama keluarga untuk melewati proses pendewasaan diri dengan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak Panti Asuhan Busthanul Islamiyah, Jalan Mesjid Al-Muhajirin, Kel. Karuwisi, (20/11/2021) sekira pukul. 17.00 Wita.

“Alhamdulillah, hari ini saya bersama bapak/ibu saya mengunjungi Panti Asuhan Busthanul Islamiyah, berbagi kebahagiaan dengan adik-adik yang ada disini dan berbincang-bincang dengan pengurus Yayasan, “kata Dimas Adipati.

Setelah memanjatkan doa bersama, Dimas pun berbincang dengan ibu Wawa dan menjelaskan bahwa dirinya ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang ilmu agama terutama agama Islam. Tentunya dengan sedikit candaan ala Dimas Adipati, dia pun sempat menuangkan curahan hatinya ke pengurus Panti Asuhan tentang kesalahan yang pernah dia buat sebelumnya.

“Saya jelaskanki sama ibu Wawa, mauka minta pencerahan tentang Islam, mauka belajar agama supaya bisa lebih baik lagi kedepannya. Curhatka lagi sama ibu Wawa, bilang bagaimana itu klo pernahki buat salah atau khilaf. Dari sisi agama itu bagaimana, alhamdulillah ibu Wawa kasihka pencerahan luar biasa, “lanjut Dimas.

responsive.txt

Sementara itu, pengurus Panti Asuhan Busthanul Islamiyah. Ibu Wawa, mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur bisa kedatangan tamu seperti Dimas Adipati. Dimana menurutnya, Dimas adalah sosok yang santun dan sangat jauh berbeda dari sebelumnya. Kesalahan dan kekhilafan bisa saja terjadi oleh siapa pun akan tetapi dengan merubah diri kearah yang lebih baik merupakan langkah yang sangat sulit ditempuh, dan dia berharap Dimas bisa melewatinya tentunya dengan doa-doa dari adik-adik Panti Asuhan Busthanul Islamiyah.

“Alhamdulillah Nak, bersyukur bisa kedatangan tamu seperti nak Dimas. Santun orangnya, sopan dan menghargai, langsung juga lengket sama ade-adenya disini. Yang namanya salah dan khilaf itu nak biasa, namanya manusia dan siapapun bisa ada diposisi itu. Klo nak Dimas mampu melewati ujian ini, Insyaa Allah ade-adenya disini mendoakan yang terbaik, Allah SWT itu maha pemaaf dan pasti umatnya yang bertobat akan dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya, “tutup Ibu Wawa.

responsive.txt


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan