oleh

AKBP Kadarislam S. Ik Jabat Kapolres Pelabuhan Makassar, Masyarakat Bone Merasa Kehilangan

BONE, — AKBP Muhamad Kadarislam Kasim S. Ik, mampu bangun sinergi Dengan semua elemen masyarakat Bone, sejak awal menginjakkan kakinya di Bumi Arung Palakka,Tana Petta Ponggawa.

Dengan pendekatan religius Keagamaan, selama menjabat 2 Tahun 6 bulan ini, sangat diterima oleh Masyarakat Kabupaten Bone umumnya Dan kota Watampone khususnya. Sering membantu keluarga tak mampu yang ditemuinya, menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Polres Bone Dan dirinya ungkap M Haris 35 Tahun , Tokoh pemuda Desa Mario tellu siattingnge Kab Bone.

Banyak Tokoh masyarakat ,Tokoh pemuda Dan aktivis LSM serta Awak Media merasakan Kesedihan sangat mendalam Atas kepindahan beliau ditempat tugas yang baru tutur Ani Hammer Kabiro media online Cakrawala.info.

Ditangan Beliau Bone banyak perubahan, banyak pemuda pemuda yang dulunya hanya ngumpul Dan ngerumpi di depan depan Rumahnya ,namun setelah Beliau mendatangi Dan mengajaknya Sholat.

“Alhamdulillah,banyak perubahan Signifikan untuk Bone , tekankan jaga keimanan untuk keamanan terbukti warga masyarakat merasakan Dengan bebas dari ketakutan untuk keluar malam bersama keluarga sekedar jalan jalan bahkan terkadang ada warga Masyarakat yang naik sepeda keliling kota, “urai Andi Ramli 38 tahun ,Salah satu Aktivis LSM ditemui Awak Media ini.

“Belum lagi banyaknya kenangan bersama Beliau dengan Ribuan jamaah jamaah mesjid, yang selalu dia temani disekitar 1000 an mesjid yang pernah dia sholat, “lanjut Andi Ramli.

Selama 2 Tahun 6 Bulan memimpin Polres Bone, banyak prestasi signifikan untuk masyarakat yang ditorehkan oleh Kapolres yang murah senyum ini, setiap kegiatan jika beliau ada pejabat Dan warga berlomba lomba untuk foto selfie bersama.

“Sulit melukiskan dengan kata kata saat mendengar kabar AKBP Kadarislam S. Ik, pindah tugas di Polres Pelabuhan Makassar, Kami semua tersentak namun karena tugas untuk negara, kami harus merelakan kepindahannya, ” tutur Sri Anha 35 Tahun ,Aktivis kaki lima Bone dengan Raut wajah sedih.

(Iwan Hammer)