Prabowo: Ribuan Kapal Nelayan Akan Dibangun Mulai 2027

Presiden RI Prabowo Subianto (dok: Sekretariat Presiden)

JAKARTA โ€” Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah akan mulai membangun ribuan kapal nelayan pada 2027. Program tersebut disebut menjadi bagian dari upaya memperkuat armada nelayan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya laut Indonesia.

Prabowo mengatakan penguatan sektor kelautan penting dilakukan karena sebagian besar wilayah Indonesia merupakan perairan. Menurutnya, perhatian terhadap nelayan perlu diperkuat setelah puluhan tahun Indonesia merdeka.

โ€œSelama 81 tahun Indonesia Merdeka, kita sekarang akan mengurus nelayan-nelayan Indonesia. Tanah air kita, yang laut adalah tiga perempat daripada negara kita,โ€ ujar Prabowo dalam pidatonya pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo kemudian mengungkap rencana pemerintah memperkuat armada nelayan melalui pembangunan kapal dalam jumlah besar.

โ€œMulai tahun depan kita bangun ribuan kapal-kapal nelayan untuk nelayan-nelayan kita,โ€ kata Prabowo.

Selain membahas pembangunan kapal nelayan, Prabowo menyoroti keberadaan kapal asing yang menurutnya masih beraktivitas di wilayah perairan Indonesia.

Ia menyebut terdapat puluhan ribu kapal asing yang setiap malam berada di laut Indonesia. Menurut Prabowo, kapal-kapal tersebut mengambil kekayaan laut Indonesia.

โ€œPuluhan ribu kapal-kapal asing tiap malam berada di laut Indonesia. Puluhan ribu kekayaan laut kita diambil tanpa ada langkah-langkah. Sekarang kita bekerja,โ€ ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo ketika menjelaskan pentingnya penguatan pengelolaan sumber daya laut nasional.

Prabowo mengatakan pembangunan armada nelayan merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun kemandirian Indonesia.

Menurut dia, Indonesia memiliki kekayaan alam yang besar, termasuk sumber daya laut yang harus dikelola secara optimal.

Pemerintah, kata Prabowo, ingin memastikan kekayaan tersebut dapat dikelola untuk kepentingan nasional dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para nelayan.

Rencana pembangunan ribuan kapal pada 2027 pun menjadi salah satu langkah yang disebut Prabowo dalam upaya memperkuat posisi nelayan sekaligus meningkatkan pengelolaan potensi kelautan Indonesia. (bun)