MAKASSAR โ Pemadaman listrik yang berlangsung sekitar empat jam di sejumlah wilayah Kabupaten Gowa, Minggu (30/8/2026) malam, terjadi akibat gangguan darurat pada pembangkit listrik.
Manager PLN Hasbi yang dikonfirmasi terkait pemadaman tersebut mengatakan, gangguan itu menyebabkan sejumlah lokasi mengalami padam. Salah satu wilayah yang terdampak diketahui berada di Pattallassang.
โ Terkait padam beberapa lokasi semalam dikarenakan terjadi emergency gangguan di pembangkit,โ ujar Manager PLN Hasbi saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026) pagi.
Hasbi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan tersebut. PLN, kata dia, terus melakukan upaya untuk menormalkan kembali sistem kelistrikan.
Namun, persoalan belum sepenuhnya berhenti pada pemadaman yang terjadi Minggu malam. Hasbi mengungkapkan, dalam beberapa hari ke depan masih berpotensi dilakukan manajemen pengaturan beban seiring proses pemeliharaan dan perbaikan sistem.
โIya pak, jadi informasi terkait pemeliharaan/perbaikannya akan terjadi manajemen pengaturan beban beberapa hari ke depan,โ katanya.
Ia menjelaskan, pengaturan beban tersebut dilakukan selama proses pemeliharaan dan perbaikan berlangsung. PLN meminta masyarakat memahami kondisi tersebut karena langkah itu diperlukan untuk menjaga sistem tetap berjalan sembari proses pemulihan dilakukan.
โMohon maaf atas ketidaknyamanan yang akan dirasakan masyarakat, tapi kami tetap berupaya agar dapat lebih cepat normal sistemnya,โ ujar Hasbi.
Makassar dan Sekitarnya Ikut Terdampak
Ketika ditanya mengenai wilayah lain yang terdampak selain Pattallassang, Hasbi menyebut gangguan juga dirasakan di Makassar dan sekitarnya.
Meski demikian, hingga konfirmasi dilakukan, PLN belum memberikan perkiraan jadwal secara rinci mengenai lokasi dan waktu pengaturan beban yang akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang.
Kondisi ini membuat masyarakat di wilayah terdampak perlu bersiap menghadapi kemungkinan gangguan listrik selama proses pemeliharaan dan perbaikan sistem berlangsung.
PLN memastikan upaya percepatan normalisasi tetap dilakukan agar dampak terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalkan. (*)






