JAKARTA โ Sejumlah posisi strategis di tubuh Polri berganti wajah. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi jabatan perwira tinggi (pati) hingga perwira menengah (pamen), termasuk jabatan Astamaops Kapolri dan dua kepala kepolisian daerah.
Mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram, masing-masing bernomor ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026. Ketiga surat itu diterbitkan pada Minggu (30/8).
Salah satu perubahan terjadi pada posisi Astamaops Kapolri. Jabatan tersebut kini ditempati Irjen Roycke Harry Langie, menggantikan Komjen Fadil Imran.
Rotasi juga menyentuh posisi Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Kapolri. Jabatan tersebut kini dijabat Irjen Jawari yang menggantikan Irjen Anwar.
Selain dua posisi tersebut, sejumlah jabatan utama di lingkungan Mabes Polri turut mengalami pergantian. Irjen Ruslan Ependi dipercaya mengisi posisi Koorsahli Kapolri, menggantikan Irjen Herry Rudolf Nahak.
Sementara posisi Kayanma Polri kini dijabat Kombes Ian Rizkian Milyardin. Ia menggantikan Kombes Yudi Arkara Oktobera.
Perubahan juga terjadi di tingkat kepala kepolisian daerah. Dua posisi Kapolda masuk dalam daftar rotasi yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri tersebut.
Posisi Kapolda Sulawesi Utara kini ditempati Irjen Yudo Hermanto. Sementara jabatan Kapolda Papua Barat Daya dipercayakan kepada Irjen Hengki Haryadi.
Dengan rotasi tersebut, sejumlah posisi strategis di lingkungan Polri kini diisi pejabat baru. Mutasi menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus penyegaran dalam struktur kepemimpinan kepolisian.
Berikut daftar pejabat utama Polri yang mengalami rotasi:
Astamaops Kapolri: Irjen Roycke Harry Langie, menggantikan Komjen Fadil Imran.
As SDM Kapolri: Irjen Jawari, menggantikan Irjen Anwar.
Koorsahli Kapolri: Irjen Ruslan Ependi, menggantikan Irjen Herry Rudolf Nahak.
Kayanma Polri: Kombes Ian Rizkian Milyardin, menggantikan Kombes Yudi Arkara Oktobera.
Sementara dua jabatan Kapolda yang berganti yakni:
Kapolda Sulut: Irjen Yudo Hermanto.
Kapolda Papua Barat Daya: Irjen Hengki Haryadi. (*)






