SULSEL  

Cuaca Sulsel Hari Ini Cerah Berawan, 10 Daerah Waspada Udara Panas dan Tak Sehat

Journalist Independent
Cuaca Makassar Cerah
Cuaca Makassar Cerah. (dok. Journalist Independent)

Journalist Independent.com, MAKASSAR – Prakiraan cuaca di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin (19/10/2026) didominasi cerah berawan, mulai pagi hingga dini hari.

Meski demikian, masyarakat diminta mewaspadai potensi angin kencang di sejumlah wilayah serta udara panas yang diperkirakan melanda beberapa daerah di Sulsel.

Berdasarkan prakiraan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV, potensi angin kencang perlu diwaspadai di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Maros, Gowa, Jeneponto, dan Takalar.

Sementara itu, potensi udara panas diperkirakan terjadi di Barru, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Takalar, dan Wajo.

Adapun suhu udara di Sulawesi Selatan diprakirakan berkisar antara 18 hingga 37 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 40–90 persen.

Angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 10–35 kilometer per jam.

Di sisi lain, konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di wilayah Sulsel tercatat berada pada kisaran 55,5–150,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³), dengan kategori tidak sehat.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama kelompok sensitif, seperti anak-anak, lansia, serta orang dengan gangguan pernapasan. Masyarakat disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara di lokasi masing-masing memburuk.

Prakiraan cuaca tersebut disusun oleh Prakirawan BBMKG Wilayah IV pada Senin (19/10/2026) pukul 06.30 WITA.

Masyarakat diimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG, khususnya bagi warga yang beraktivitas di wilayah dengan potensi angin kencang dan udara panas.

Kualitas Udara Makassar Sempat Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Kualitas udara di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) makin memburuk. Berdasarkan laporan BMKG Wilayah IV Makassar Rabu (14/10/2029) pada pagi hari mencapai 156,5 µg/m3, masuk kategori sangat tidak sehat.

Angka itu terus meningkat. Sejak dini hari tadi, Rabu (14/10/2026), mencapai 127,7 µg/m3, meningkat pada pagi hari 158,7 µg/m3.

Ketua Tim Bidang Meteorologi BMKG Sulawesi Selatan, Rizky Yudha, membenarkan bahwa kualitas udara di Makassar masuk dalam kategori sangat tidak sehat.

“Pada jam 9 WITA naik menjadi kategori sangat tidak sehat,” ucapnya, Rabu (14/10/2026).

Udara Makassar Tidak Sehat