News  

Korban Gempa NTT Bertambah, 71 Orang Meninggal Dunia hingga Rabu

Petugas dan warga melakukan penanganan di wilayah terdampak gempa bumi Nusa Tenggara Timur. BNPB mencatat total korban meninggal dunia akibat gempa NTT mencapai 71 orang hingga Rabu (19/8/2026).
Petugas dan warga melakukan penanganan di wilayah terdampak gempa bumi Nusa Tenggara Timur. BNPB mencatat total korban meninggal dunia akibat gempa NTT mencapai 71 orang hingga Rabu (19/8/2026).

JAKARTA โ€” Duka akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali bertambah. Satu warga di Kabupaten Nagekeo dilaporkan meninggal dunia, sehingga total korban jiwa akibat bencana tersebut kini mencapai 71 orang hingga Rabu (19/8/2026).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan penambahan korban tersebut dalam konferensi pers perkembangan penanganan gempa NTT, Rabu.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, mengatakan satu korban meninggal kembali tercatat di Kabupaten Nagekeo.

โ€œJumlah korban ada bertambah satu orang menjadi 71 (meninggal dunia), yaitu di Kabupaten Nagekeo,โ€ ujar Berton.

Angka tersebut menambah panjang daftar warga yang kehilangan nyawa setelah gempa mengguncang wilayah NTT. Di tengah proses penanganan bencana dan pemulihan, masyarakat terdampak masih harus menghadapi kerusakan serta kondisi kehidupan yang belum sepenuhnya kembali normal.

BNPB memastikan perkembangan korban terus diperbarui berdasarkan laporan dari daerah terdampak. Pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait juga masih melakukan penanganan terhadap masyarakat yang terdampak maupun mereka yang terpaksa meninggalkan rumah dan bertahan di lokasi pengungsian.

Berton menyampaikan pemerintah turut berduka atas bertambahnya korban jiwa dalam bencana tersebut. Ia mengatakan belasungkawa disampaikan kepada seluruh keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya akibat gempa.

โ€œKami segenap pemerintah maupun kementerian/lembaga yang ada mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya keluarga kita yang saat ini ada di tempat-tempat pengungsian dan daerah terdampak di NTT,โ€ kata Berton.

Gempa yang mengguncang NTT sebelumnya memicu kepanikan dan mendorong warga meninggalkan sejumlah wilayah terdampak. Hingga kini, pemerintah dan berbagai unsur terkait masih berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi sembari melakukan pendataan serta penanganan dampak bencana.

Bertambahnya angka korban menjadi pengingat bahwa di balik setiap angka dalam laporan kebencanaan, terdapat keluarga yang tengah menanggung kehilangan dan masyarakat yang masih berjuang melewati hari-hari sulit setelah gempa. (*)

Sponsored ยท Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis

Wartawan: Andi, Editor: Andi