SULSEL  

Polresta Gowa Bagi-Bagi Masker Kepada Warga Antisipasi Dampak Asap Karhutla

Journalist Independent
Anggota Polresta Gowa bagi-bagi masker kepada masyarakat
Anggota Polresta Gowa bagi-bagi masker kepada masyarakat.

Journalist Independent, GOWA – Polresta Gowa membagikan masker gratis kepada pengendara untuk mengantisipasi dampak kabut asap yang memengaruhi kualitas udara di Sulawesi Selatan, Rabu (14/10/2026).

Pembagian masker tersebut dilakukan saat pelaksanaan strong point pagi di sejumlah titik jalan di Kabupaten Gowa. Kapolresta Gowa Kombes Pol Muh. Yusuf Usman memimpin langsung kegiatan bersama para pejabat utama.

Personel Polsek jajaran juga membagikan masker kepada pengendara roda dua dan roda empat di wilayah masing-masing. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko kesehatan akibat paparan asap.

Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, Papua, Maluku, serta sejumlah titik kebakaran di Sulawesi Selatan.

Kapolresta Gowa Muh. Yusuf Usman mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama kualitas udara menurun. Ia meminta warga mengutamakan kesehatan dan mengurangi paparan asap saat beraktivitas di luar ruangan.

“Di tengah kondisi kabut asap dan penurunan kualitas udara, kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memperhatikan kesehatan,” katanya.

Paparan partikel halus dalam asap berpotensi menyebabkan iritasi mata, batuk, hingga sesak napas. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan dan jantung termasuk kelompok yang lebih rentan mengalami gangguan kesehatan.

Yusuf meminta masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi udara memburuk. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan jika memungkinkan dan segera memperhatikan gejala gangguan pernapasan.

“Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, kurangi paparan asap jika memungkinkan, dan jangan mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Pembagian masker ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain memperhatikan kesehatan, Yusuf mengingatkan pengendara agar meningkatkan kewaspadaan ketika kabut asap mengurangi jarak pandang. Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman untuk menghindari kecelakaan lalu lintas.

Penggunaan lampu kendaraan juga perlu disesuaikan dengan kondisi jalan dan jarak pandang. Langkah tersebut diharapkan membantu pengendara melihat kondisi sekitar dan mengurangi risiko kecelakaan selama perjalanan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Gowa untuk tidak mengabaikan kesehatan di tengah kondisi kabut asap. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara menurun. Jangan menunggu sampai jatuh sakit baru kita menyadari pentingnya menjaga kesehatan,” tegas Kapolresta Gowa.

Yusuf menegaskan, penggunaan masker dan pembatasan aktivitas luar ruangan menjadi langkah sederhana untuk mengurangi paparan asap. Ia juga mengajak masyarakat saling mengingatkan agar perlindungan kesehatan diterapkan di lingkungan keluarga.

“Melindungi diri berarti kita juga menunjukkan kepedulian kepada keluarga dan orang-orang di sekitar kita. Saya berharap masyarakat semakin sadar bahwa langkah sederhana, seperti memakai masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat udara memburuk, dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan,” bebernya.

Ia berharap masyarakat tidak menganggap remeh kabut asap dan tetap menerapkan langkah pencegahan selama kualitas udara belum membaik. Kesadaran menjaga kesehatan dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan akibat paparan asap.

“Mari kita saling menjaga dan tidak menganggap sepele ancaman kabut asap. Lindungi diri, lindungi keluarga, dan lindungi sesama. Kesehatan adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya. (*)