ย JAKARTAโ€” Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah, Kamis (10/9). IHSG ditutup di level 6.589 ke 88,86 poin atau 1,33 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp21,51 triliun sepanjang perdagangan. Pelaku pasar memperdagangkan sebanyak 50,05 miliar saham pada sesi perdagangan tersebut.

Tekanan terlihat dari pergerakan mayoritas saham. Sebanyak 516 saham berakhir melemah, sementara 150 saham menguat dan 127 saham lainnya stagnan.

IHSG melemah setelah seluruh sektor indeks bergerak di zona merah. Sektor energi mencatat penurunan paling dalam dengan pelemahan 1,85 persen.

Kondisi tersebut membuat tekanan terhadap indeks semakin luas karena tidak ada sektor yang mampu mencatatkan penguatan pada penutupan perdagangan Kamis.

Pergerakan bursa Asia juga berlangsung bervariasi. Di Hong Kong, indeks Hang Seng Composite melemah 1,27 persen. Sementara itu, Shanghai Composite di China turun 0,43 persen.

Di sisi lain, sejumlah indeks masih mampu menguat. Straits Times di Singapura naik 0,94 persen, sedangkan Nikkei 225 di Jepang menguat 0,20 persen.

Bursa Eropa dan Amerika ikut tertekan

Tekanan juga terlihat pada sejumlah bursa saham Eropa. Indeks DAX Jerman turun 0,28 persen, sedangkan FTSE 100 Inggris melemah 0,29 persen.

Pergerakan serupa terjadi di bursa Amerika Serikat. Tiga indeks utama tercatat berada di zona merah. S&P 500 melemah 0,48 persen, NASDAQ Composite turun 0,64 persen, sementara Dow Jones terkoreksi 0,77 persen.

Dengan penutupan di level 6.589, IHSG mencatat pelemahan 1,33 persen pada perdagangan Kamis. Aktivitas transaksi tetap berlangsung tinggi dengan nilai Rp21,51 triliun dan volume perdagangan mencapai 50,05 miliar saham. (*)