Rupiah Menguat, Tapi IHSG Justru Tergelincir ke Zona Merah Pagi Ini

Ilustrasi Saham.
Ilustrasi Saham.

JAKARTA โ€” Rupiah mengawali perdagangan Jumat (4/9/2026) dengan napas positif. Mata uang Garuda menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), meski di saat yang sama pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berbalik masuk zona merah pada awal perdagangan.

Mengutip data Bloomberg, rupiah pada pukul 09.35 WIB menguat 61 poin atau 0,35 persen. Posisi dolar AS berada di level Rp17.618.

Penguatan rupiah tidak terjadi sendirian. Sejumlah mata uang utama Asia Tenggara juga bergerak di jalur positif. Baht Thailand menguat 0,06 persen, peso Filipina naik 0,21 persen, sedangkan dolar Singapura menguat 0,05 persen.

Sebaliknya, ringgit Malaysia tercatat melemah tipis 0,01 persen.

Kinerja rupiah pada Jumat sekaligus melanjutkan tren positif sehari sebelumnya. Pada perdagangan Kamis (3/9/2026), rupiah ditutup menguat 0,54 persen terhadap dolar AS.

Pergerakan tersebut masih berkaitan dengan tekanan terhadap dolar AS di pasar global. Ketika dolar melemah, mata uang negara berkembang seperti rupiah memperoleh ruang untuk bergerak menguat.

Tekanan terhadap dolar AS sebelumnya turut dipengaruhi oleh arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed). Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan kecenderungannya untuk mempertahankan suku bunga apabila inflasi terus menunjukkan perbaikan.

IHSG Berbalik Melemah

Penguatan rupiah belum diikuti pergerakan positif IHSG sepanjang awal perdagangan. Bursa saham Indonesia memang dibuka menguat pada Jumat pagi, tetapi indeks kemudian kehilangan momentumnya.

IHSG dibuka pada level 6.695,695. Berdasarkan data RTI Business, indeks sempat bergerak naik sebelum akhirnya terkoreksi dan masuk ke zona merah.

Pada pukul 09.18 WIB, IHSG berada di level 6.646,419.

Dalam rentang awal perdagangan tersebut, IHSG bergerak antara level 6.646,419 hingga 6.704,125. Aktivitas perdagangan juga menunjukkan tekanan yang cukup berimbang.

Sebanyak 245 saham tercatat menguat, sementara 300 saham melemah dan 194 saham lainnya stagnan.

Nilai transaksi pasar saham hingga waktu tersebut mencapai Rp4,17 triliun. Angka itu berasal dari perdagangan sebanyak 10,36 miliar saham melalui 652.023 kali transaksi.

Pergerakan rupiah dan IHSG pagi ini menunjukkan arah yang tidak sepenuhnya seragam. Rupiah masih mendapatkan tenaga dari pelemahan dolar AS, sementara pasar saham menghadapi tekanan setelah sempat dibuka di zona positif. (*)

 

Sponsored ยท Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis