JAKARTA โ Rumah layak tak berhenti pada dinding yang kokoh dan atap yang menaungi. Pemerintah kini mendorong agar tempat tinggal masyarakat juga ditopang lingkungan yang bersih, sehat, aman dan nyaman.
Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa. Sejumlah menteri hadir dalam rapat yang membahas langkah konkret meningkatkan kualitas hunian dan lingkungan tempat tinggal masyarakat.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, pemerintah membahas upaya menghadirkan rumah yang lebih layak dan terjangkau, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Teddy, pembahasan juga menyentuh kebijakan untuk mempermudah akses pembiayaan perumahan. Langkah tersebut diharapkan membuat semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan mendapatkan rumah yang layak.
โTermasuk kebijakan untuk meringankan akses pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki rumah,โ ujar Teddy, sebagaimana keterangan Sekretariat Kabinet di Jakarta.
Di sisi lain, pemerintah juga mendorong Gerakan Indonesia ASRI yang merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Program ini diarahkan tidak hanya pada penyediaan hunian, tetapi juga pembenahan lingkungan permukiman secara menyeluruh.
Pembenahan tersebut mencakup penyediaan dan perbaikan fasilitas air bersih serta mandi, cuci, kakus (MCK). Pengelolaan sampah, kebersihan dan keindahan lingkungan juga menjadi bagian dari program tersebut.
Teddy menegaskan, konsep hunian layak yang didorong pemerintah tidak hanya berbicara mengenai bangunan rumah. Lingkungan tempat tinggal juga menjadi bagian penting dari kualitas hunian masyarakat.
โKarena rumah yang layak bukan hanya tentang bangunan. Tempat tinggal juga harus berada di lingkungan yang bersih, sehat, aman, nyaman, resik, dan indah,โ katanya.
Semangat Indonesia ASRI, lanjut Teddy, juga diarahkan agar pembangunan hunian dan lingkungan tetap menyesuaikan karakter setiap daerah. Pemerintah ingin peningkatan kualitas tempat tinggal berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap budaya dan kearifan lokal.
โInilah semangat Indonesia ASRI: menghadirkan hunian yang semakin layak dan lingkungan yang semakin indah, dengan tetap menghargai karakter, budaya, dan kearifan lokal di setiap daerah,โ ucapnya.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Turut hadir Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani.
Pembahasan di Hambalang itu menempatkan persoalan perumahan dalam cakupan yang lebih luas: bukan sekadar bagaimana masyarakat memiliki rumah, tetapi bagaimana rumah tersebut berada dalam lingkungan yang layak untuk ditinggali. (*)






