Journalist Independent.com, MAKASSAR – Menurut Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, wilayah Makassar dan sekitarnya belum akan terjadi hujan. Hujan ringan diprediksi akan terjadi di sebagian wialayah Luwu, Enrekang, Palopo dan Wajo pada Kamis (15/10/2026)
Pada pagi hari, secara keseluruhan wilayah Sulsel akan cerah berawan, sore hari berpotensi hujan ringan di sebagian Enrekang Luwu, Luwu Utara dan Palopo.
Sementara pada malam hari, berpotensi hujan ringan di sebagian wilayah Luwu Timur. Dini hari berpotensi hujan ringan di sebagian wilayah Luwu Timur dan Wajo.
Berdasarkan informasi prakiraan cuaca, suhu udara di Sulsel berkisar 18–36 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 39–100 persen. Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 11–40 kilometer per jam.
Potensi angin kencang perlu diwaspadai di Bantaeng, Barru, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Takalar, dan Wajo.
Sementara itu, potensi udara panas menjadi perhatian di Bone, Bulukumba, Enrekang, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu, Palopo, Parepare, Sidrap, Sinjai, Soppeng, Takalar, dan Wajo.
Adapun status siaga potensi udara panas berlaku di Barru, Gowa, Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, Maros, Pangkep, dan Pinrang. Di tengah kondisi cuaca tersebut, kualitas udara di Sulsel juga perlu mendapat perhatian. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 tercatat berada pada rentang 55,5–150,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³), yang masuk kategori tidak sehat berdasarkan informasi pemantauan tersebut.
Partikulat PM2.5 merupakan partikel polusi berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Paparan polutan ini berisiko mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki penyakit pernapasan atau jantung.
Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika udara memburuk, memperbanyak minum saat cuaca panas, serta mewaspadai potensi dampak angin kencang. Warga juga perlu mengikuti informasi cuaca dan kualitas udara terbaru dari instansi terkait.






