JAKARTA โ Mersiyanto (49) datang untuk menagih utang Rp20 juta. Namun, pertemuan dengan Adi di Desa Sungai Sidang, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, Lampung, justru berakhir dengan suara tembakan.
Peristiwa itu terjadi Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelum penembakan, sempat terjadi keributan yang diduga dipicu persoalan utang antara Mersiyanto dan Adi.
Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, Adi diduga memiliki utang Rp20 juta kepada Mersiyanto. Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi keributan hingga berujung penembakan.
โDiduga keributan tersebut disebabkan Saudara Adi bin Kusir memiliki utang dengan Saudara Mersiyanto sebesar Rp20 juta,โ kata Firdaus, Kamis (3/9/2026).
Mersiyanto kemudian diduga ditembak tiga kali. Peluru mengenai bagian siku kanan, lengan bawah kanan, dan dada kanan.
Usai kejadian, korban segera dibawa ke Rumah Sakit Ratutara di Desa Sidang Bandar Anom. Setelah mendapat penanganan awal, Mersiyanto dirujuk ke RSUD Ragab Begawe Caram, Mesuji.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami tiga luka tembak. Selain itu, Mersiyanto juga mengalami pendarahan aktif, sesak, dan nyeri.
โHasil pemeriksaan korban mengalami tiga luka tembak. Luka tersebut berada di bagian siku kanan, lengan bawah kanan, dan dada kanan,โ jelas Firdaus.
Sementara korban menjalani perawatan, polisi bergerak menyelidiki kejadian tersebut. Olah tempat kejadian perkara dilakukan dan sejumlah barang bukti diamankan untuk kepentingan penyidikan.
Namun, Adi bin Kusir yang diduga sebagai pelaku belum berhasil ditemukan. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pria tersebut.
Penyidik juga masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk keributan yang terjadi sebelum penembakan. Polisi masih menelusuri secara utuh bagaimana persoalan utang Rp20 juta itu berubah menjadi aksi penembakan. (*)






