Gempa NTT Renggut 53 Nyawa, 5.659 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Runtuhan bangunan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT).
Runtuhan bangunan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT).

NTT-ย Duka akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Hingga Minggu (16/8/2026) sore, sebanyak 53 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan pembaruan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 16.00 WIB, korban meninggal dunia tersebar di enam wilayah terdampak.

Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 25 orang. Disusul Kabupaten Manggarai Timur dengan 20 orang meninggal dunia.

Sementara itu, Kabupaten Sikka mencatat empat korban meninggal, kemudian Manggarai Barat satu orang, Nagekeo satu orang, dan Ende dua orang.

Tak hanya merenggut korban jiwa, gempa juga membuat 137 orang mengalami luka-luka. Mereka kini mendapat penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk fasilitas kesehatan darurat yang disiapkan di wilayah terdampak.

Di tengah upaya menyelamatkan korban dan memulihkan kondisi wilayah, kerusakan bangunan juga menjadi pekerjaan besar bagi petugas gabungan.

BNPB mencatat sebanyak 87 fasilitas pendidikan, 50 tempat ibadah, dan 76 kantor pemerintahan mengalami kerusakan. Sejumlah fasilitas umum lainnya juga turut terdampak akibat kuatnya guncangan gempa.

Sementara itu, ribuan warga masih harus meninggalkan rumah mereka. Hingga Minggu (16/8), sebanyak 5.488 orang tercatat mengungsi secara terpusat.

Sedangkan 171 warga lainnya memilih mengungsi secara mandiri ke lokasi yang dianggap lebih aman. Mereka masih menunggu situasi kembali memungkinkan untuk pulang ke rumah masing-masing.

Kondisi di wilayah terdampak juga belum sepenuhnya tenang. Setelah gempa utama, aktivitas seismik masih terjadi dan tercatat sebanyak 995 kali gempa susulan.

Dari jumlah tersebut, 46 gempa susulan dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.

Di tengah duka yang belum usai dan aktivitas gempa yang masih berlangsung, tim gabungan terus bergerak melakukan pendataan, penanganan korban, serta memastikan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi.(*)

Sponsored ยท Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis

Wartawan: Andi, Editor: Andi