oleh

3 Personil Sat. Reskrim Nyaris Diterjang Badik, AZ Pelaku Pencabulan Meregang Nyawa Di Halaman Polres Polman

-Kepolisian-11 views

POLMAN, — Tiga Personil Sat. Reskrim Polres Polman menjadi korban dari seorang terduga tersangka pencabulan berinisial AZ, Jum’at (23/04/2021). Dihalaman Mapolres Polman Sulbar.

Datang bersama Kepala Desa Tandasura, ke Polres Polman Guna dihadapkan ke penyidik PPA untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sebagai tersangka terkait dugaan persetubuhan dan Pencabulan anak dibawah umur (3 org korban ) berdasarkan : LP / 75 / III / 22 Maret 2021. Kemudian pada saat diintrogasi awal AZ ditanyakan perihal sajam yang digunakan oleh AZ pada saat mengancam korban.

dan AZ mengaku disimpan didalam bagasi motor sehingga AZ memberikan kunci motornya kepada Briptu Suhardiman, pada saat penyidik keluar ruangan untuk mengambil badik didalam motor, tersangka keliatan gelisah dan meminta ijin untuk membuang air kecil di toilet namun saat itu AZ dilarang oleh Bripka Munawir untuk meninggalkan ruangan, akan tetapi AZ tetap memaksa keluar sambil mengeluarkan badik (saja) dari celananya.

Didepan pintu ruangan Unit PPA dan mengejar Briptu Suhardiman karena Briptu Suhardiman merasa terancam akhirnya Suhardiman berteriak meminta tolong kepada anggota reskrim lainnya dimana saat itu ada Briptu Effendi yang kebetulan melintas dan melihat pada saat Suhardiman dikejar oleh AZ yang menggunakan badik.

Selanjutnya AZ berlari dari arah Parkiran dengan badik terhunus dan tersangka berlari keluar dari parkiran Sat. Reskrim melewati ruangan URBIN Ops, kemudian melompati pagar pembatas Sat. Reskrim dan AZ terus dikejar oleh Bripka Munawir Briptu Hartadi Effendi dan Briptu Suhardiman sampai keluar dari lingkungan Polres Polman namun AZ menemui jalan buntu sehingga Tsk berbalik arah dan berhadapan dengan Bripka Munawir dan mencoba menikam Bripka Munawir sehingga Bripka Munawir Mundur untuk menyelamatkan diri setelah Bripka Munawir mundur akhirnya sasaran berubah kearah Briptu Effendi, mendapat ancaman dari AZ, Briptu Effendi mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak 3 (tiga) kali akan tetapi tersangka tetap berusaha untuk tetap menikam atau menusukkan badik keaarah Briptu Effendi.

dan akhirnya Briptu Effendi terjatuh/tersungkur kemudian ditindih oleh Tsk sambil menikam kearah badan briptu Effendi sehingga anggota Sat. Reskrim Briptu Effendi mengambil tindakan tegas dan terukur menembak AZ hingga menyebabkan meninggal dunia (MD) di tempat kejadian.