Tebas Bocah 13 Tahun, Lima Pelaku Di Bekuk Jatanras Polrestabes Makassar

Screenshot

MAKASSAR, — Satreskrim Polrestabes Makassar berhasil membekuk Lima Pelaku penebasan dan pembusuran yag terjadi dijalan Abu Bakar Lambogo, kemarin. Dimana, seorang korban Hilal (13) menderita luka robek pada beberapa bagian tubuh, 12 Mei 2026.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, saya kemudian memerintahkan Kanit Jatanras AKP. Hamka, SH, AKP. Sangkala SH, MM, serta Kasubnit II Jatanras Ipda. Supriadi Gaffar SH, MH, untuk segera melakukan penyelidikan dan penangkapan, “kata AKBP. Devi Sujana SH, MH, S. Ik, Kasatreskrim Polrestabes Makassar kepada Journalist Independent. Com.

Kelima Pelaku berinisial FN (19) alias Ilfa berprofesi sebagai buruh bangunan, warga asal Jalan. Monginsidi, Kota Makassar. YN (20) buruh bangunan, warga asal Graha Matahari Permai, Kabupaten Gowa, ASR (18) buruh harian, warga asal Borong Raya Komp. Kodam, FDL (19) berprofesi sebagai wiraswasta, warga asal Jalan Kubis, kota Makassar. Dan RKY (18) seorang Mahasiswa, warga asal Jalan Sultan Daeng Raja, Kota Makassar.

”Kelima Pelaku diamankan dari Dua tempat yang berbeda, “lanjut Devi.

Berdasarkan hasil Interogasi terhadap Kelima Pelaku, FN (19) mengakui bahwa dirinya telah melakukan penebasan terhadap Hilal, selain itu juga merusak motor milik korban menggunakan sebilah parang berkali-kali. YN (20) mengakui membawa ketapel dan sempat melepaskan 1 anak panah ke arah teman Hilal (korban), ASR (18) yang merupakan otak dari penyerangan, dan mengakui membawa ketapel serta melepaskan anak panahnya ke arah korban, sedangkan FDL (19) dan RKY (18) mengakui telah membonceng ASR dan FN.

”Kelima pelaku mempunyai peran masing-masing, FN  (19) selaku Eksekutor, sedangkan ASR (18) merupakan otak penyerangan, FDL dan RKY turut serta, “tambahnya.

Pada saat diamankan, FN malah sempat bersembunyi didalam Kamar Mandi (WC), akan tetapi Personil Jatanras Polrestabes Makassar berhasil menciduk dan membawa FN keluar dan dipertemukan dengan para Tersangka lainnya. Walaupun Ibu dari seorang Pelaku sempat berteriak histeris, saat dijelaskan bahwa anak mereka telah melakukan penganiayaan dan viral, alhasil sang ibu pun pasrah anaknya digelandang ke Mapolrestabes Makassar.

”Saat diamankan, satu pelaku tertidur lelap dan salah satunya lagi (FN) bersembunyi didalam WC, akan tetapi Tim mengetahuinya kemudian langsung dipertemukan dengan para Tersangka lainnya. Ibunya sempat histeris, akan tetapi setelah dijelaskan tentang hasil perbuatan anaknya, akhirnya mengerti dan para pelaku kemudian kami gelandang ke Mapolrestabes Makassar, “terang Devi.

Barang bukti berupa I bilah senjata tajam jenis Parang, III buah anak panah, I Ketapel dan I buah Helm turut serta dibawa ke Mapolrestabes Makassar, II Tersangka lainnya yakni AK dan RI masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

”Barang Bukti telah kami amankan dan bersama dengan para Tersangka kami bawa ke Mapolrestabes Makassar guna penyelidikan lebih lanjut, dan untuk AK, RI, saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), “tutup Devi.

Sponsored · Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis