News  

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Ramadan, Polisi Amankan Ribuan Botol Miras di Makassar

Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Posko Samapta Polrestabes Makassar untuk pendataan lebih lanjut.
📝 Jelang Ramadhan

MAKASSAR — Kepolisian meningkatkan patroli dan razia minuman keras menjelang Ramadan 2026 guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan ribuan botol miras dari sebuah toko yang diduga melanggar ketentuan perizinan.

Razia dilakukan jajaran Samapta Polrestabes Makassar saat patroli malam di Jalan Kandea, Senin (9/2/2026). Petugas lebih dulu menemukan sejumlah pemuda yang membawa minuman keras di jalanan. Temuan itu kemudian dikembangkan dengan menelusuri sumber perolehan barang tersebut.

Kasubnit 1 Turjawali Samapta Polrestabes Makassar, Ipda Alam, mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk menciptakan situasi kondusif menjelang bulan suci Ramadan.

“Saat patroli, kami menemukan warga yang membawa minuman keras. Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka mengaku membeli dari salah satu toko di sekitar lokasi,” ujar Ipda Alam, Selasa (10/2/2026).

Petugas kemudian mendatangi toko yang dimaksud dan melakukan pemeriksaan. Dari hasil pengecekan, ditemukan ratusan dus berisi minuman keras dengan jumlah mencapai ribuan botol. Polisi juga menilai usaha tersebut tidak sesuai dengan izin yang dimiliki.

“Toko ini memiliki izin sebagai subdistributor, namun melakukan penjualan langsung kepada konsumen. Hal tersebut tidak sesuai dengan ketentuan perizinan,” jelasnya.

Seluruh minuman keras yang ditemukan langsung diamankan sebagai barang bukti dan dibawa ke Posko Samapta Polrestabes Makassar untuk proses pendataan. Pemilik toko turut diamankan guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Ipda Alam menegaskan, razia minuman keras akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama menjelang dan memasuki bulan Ramadan. Langkah ini dinilai penting untuk menekan angka kriminalitas yang kerap dipicu oleh konsumsi alkohol.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman. Penertiban miras menjadi salah satu fokus utama patroli kami,” pungkasnya. (*)

Sponsored · Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis