MAKASSAR – Sebuah video aksi pengancaman di sebuah warung kelontong di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang pria terlihat menodongkan parang kepada penjaga warung.
ย
Peristiwa itu diketahui terjadi di Jalan Kandea, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Kamis (25/12/2025) sore. Namun, video rekaman CCTV kejadian tersebut baru beredar luas dan menjadi viral pada Sabtu (27/12/2025).
ย
Dalam video yang beredar, pelaku diduga berada dalam pengaruh minuman keras saat mendatangi warung. Ia terlihat menyodorkan sebuah ponsel untuk digadaikan sambil mengacungkan parang ke arah penjaga toko. Pelaku meminta agar ponselnya dibayar sebesar Rp200 ribu.
ย
โMauka kasi pegang hapeku ini, mauko tidak, Rp200 ribu,โ ujar pelaku sambil menodongkan parang.
ย
Penjaga warung akhirnya menyerahkan dua lembar uang pecahan Rp100 ribu. Namun, emosi pelaku tidak mereda. Ia malah menantang penjaga warung untuk berduel sambil mengacungkan parang.
ย
Usai kejadian, personel Unit Reskrim Polsek Tallo segera mendatangi lokasi. Pelaku yang diketahui bernama Burhan (28) diamankan bersama korban pengancaman, Syukri (41), dan dibawa ke Polsek Tallo.
ย
Setelah dilakukan pemeriksaan, korban memilih untuk tidak melanjutkan kasus tersebut ke proses hukum. Keduanya sepakat menyelesaikan permasalahan melalui jalur mediasi.
ย
โSesampainya di Polsek, korban tidak mau melanjutkan proses hukum karena masih menganggap pelaku sebagai keluarganya,โ ujar Kapolsek Tallo, AKP Asfada, Sabtu (27/12/2025) malam.
ย
Kesepakatan damai tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani kedua belah pihak. Meski demikian, pihak kepolisian tetap menyita parang yang digunakan pelaku sebagai barang bukti.
ย
Menurut AKP Asfada, penyitaan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang, mengingat pelaku saat itu berada dalam kondisi mabuk atau di bawah pengaruh minuman keras.(*)
Hai pembaca setia! Temukan solusi media online Anda di 





