Prabowo Fokus Perkuat Fondasi Indonesia Lewat Pangan, Energi, dan Lapangan Kerja

Persiden prabowo subianto.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arah kebijakan pemerintah dalam program “Presiden Prabowo Menjawab”. (Foto: Dokumentasi/Badan Komunikasi Pemerintah)

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah terus menyelesaikan persoalan mendasar yang menjadi fondasi kekuatan dan kemandirian Indonesia. Pemerintah memprioritaskan ketahanan pangan, energi, pengentasan kemiskinan, hingga penciptaan lapangan kerja.

Dalam program “Presiden Prabowo Menjawab” yang dirilis Badan Komunikasi Pemerintah, Rabu, Prabowo menyebut pemenuhan kebutuhan pangan dan energi sebagai agenda utama pemerintah.

“Yang paling mendasar adalah bagi saya, saya harus amankan pangan. Habis itu kita harus amankan BBM,” kata Prabowo.

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi

Prabowo menjelaskan, pemerintah mengantisipasi kebutuhan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit. Salah satunya melalui program biodiesel 50 persen atau B50.

Pemerintah juga mendorong pengembangan energi surya dalam skala besar untuk memperkuat ketersediaan energi nasional.

Selain pangan dan energi, pemerintah memberi perhatian terhadap persoalan kelaparan anak, stunting, kemiskinan absolut, dan kemiskinan ekstrem.

“Bagi saya yang kita harus segera atasi adalah kelaparan anak-anak, stunting dan kemiskinan absolut, kemiskinan ekstrem,” katanya menegaskan.

Efisiensi Anggaran dan Hilirisasi

Upaya tersebut berjalan bersamaan dengan agenda efisiensi anggaran dan penyelamatan uang negara dari berbagai kebocoran. Pemerintah kemudian mengarahkan sumber daya yang tersedia untuk investasi pada sektor produktif.

Menurut Prabowo, investasi itu harus mampu menghasilkan devisa sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Di sektor ekonomi, pemerintah juga mendorong hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri. Sejumlah proyek hilirisasi telah dimulai untuk memperkuat industri nasional dan membuka lebih banyak kesempatan kerja.

Penguatan ekonomi masyarakat turut dilakukan melalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat rantai pasok hingga tingkat desa, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menekan biaya logistik.

Koperasi Nelayan Didorong Beri Kepastian Pasar

Prabowo menjelaskan, integrasi desa nelayan dengan Koperasi Desa Merah Putih dapat memberikan kepastian pasar bagi hasil tangkapan nelayan.

Skema tersebut juga diharapkan mendukung pemenuhan kebutuhan protein masyarakat. Nelayan tidak lagi harus mencari pembeli secara terpisah karena koperasi dapat menghubungkan hasil tangkapan dengan pihak penyerap atau offtaker.

“Jadi mereka tidak akan khawatir offtaker-nya ke mana. Ini perhitungannya sangat jelas, kehidupan mereka tambah baik,” kata Presiden.

Pendidikan Jadi Bagian Penguatan SDM

Di sektor pendidikan, pemerintah terus menjalankan berbagai intervensi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Langkah tersebut mencakup digitalisasi pembelajaran, renovasi sekolah, dan peningkatan kompetensi guru.

Prabowo menegaskan seluruh program itu merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi Indonesia agar mampu menghadapi tantangan ke depan.

“Kita ingin semua lebih cepat, tapi insya Allah kita akan berhasil capai sasaran kita,” katanya pula. (*)