IHSG Diprediksi Menguat, Tapi Analis Ingatkan Risiko Koreksi Masih Mengintai

Ilustrasi Saham.
Ilustrasi Saham.

JAKARTA โ€” Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (1/9/2026) berada di persimpangan. Sejumlah analis masih melihat peluang indeks melanjutkan penguatan, tetapi risiko koreksi dalam jangka pendek belum sepenuhnya hilang.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih memiliki ruang untuk bergerak lebih tinggi. Dalam skenario terbaik, indeks diperkirakan dapat menuju area 6.599-6.666.

“Dalam skenario terbaik, posisi IHSG sedang berada di awal wave v dari wave (c) sehingga masih berpeluang menguat ke area 6.599-6.666. Namun, pada skenario terburuk, IHSG berpotensi terkoreksi ke kisaran 6.289-6.352,” ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak dengan level support di 6.373 dan 6.272. Sementara level resistance berada di 6.599 dan 6.705.

Ia juga mencermati sejumlah saham yang dinilai menarik untuk perdagangan hari ini, yakni BBNI, HRUM, INET, SIDO, dan XIPI.

Pandangan berbeda disampaikan Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Ia justru melihat IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi setelah indeks bergerak konsolidasi pada perdagangan Senin.

“Jika support 6.435 ditembus, koreksi IHSG berpotensi berlanjut menuju level 6.361 atau bahkan 6.298,” ujar Ivan.

Menurut proyeksinya, level support IHSG berada di 6.435, 6.361, 6.230, dan 6.089. Sementara resistance berada di 6.666, 6.835, dan 6.916.

Ivan merekomendasikan investor mencermati saham AADI, BRPT, DEWA, dan PGEO dalam perdagangan Selasa.

Sebelum memasuki perdagangan hari ini, IHSG ditutup menguat tipis pada Senin (31/8). Indeks berakhir di level 6.525, naik 7,35 poin atau 0,11 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, nilai transaksi saham pada perdagangan tersebut mencapai Rp24,74 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 49,94 miliar saham.

Sebanyak 392 saham tercatat menguat, 233 saham melemah, sedangkan 166 saham lainnya stagnan.

Perbedaan proyeksi para analis menunjukkan ruang gerak IHSG masih cukup terbuka. Level support dan resistance menjadi perhatian penting untuk melihat arah indeks sepanjang perdagangan Selasa.

Catatan: Informasi ini merupakan analisis pasar dan bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. (*)

Sponsored ยท Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis