JAKARTA โ Kebakaran yang melanda permukiman padat di Jalan Batu Ceper 8, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, belum berhenti pada proses pemadaman. Polisi kini menyelidiki dari mana api pertama kali muncul sebelum merambat dan menghanguskan ratusan rumah warga.
Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal Maulana mengatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kondisi api yang cepat membesar dan angin kencang menjadi salah satu faktor yang turut diperhatikan polisi.
โMasih didalami ya penyebab kebakaran, karena api itu sangat cepat dan angin juga kencang sekali,โ kata Mirzal kepada wartawan, Senin (31/8).
Polisi juga telah menyiapkan tim identifikasi forensik untuk melakukan penyisiran di lokasi setelah proses pendinginan selesai. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mencari petunjuk mengenai sumber dan titik awal kebakaran.
โSaat ini tim identifikasi forensik untuk standby untuk melakukan penyisiran apabila nanti pendinginan sudah dilakukan,โ ujarnya.
Selain memeriksa kondisi lokasi, polisi akan mendalami informasi dari masyarakat mengenai titik pertama munculnya api. Informasi tersebut akan dicocokkan dengan temuan di lapangan untuk mengetahui bagaimana kebakaran bermula hingga merambat ke bangunan lain.
โItu masih kita dalami, karena ada informasi masyarakat yang nanti akan kita dalami,โ kata Mirzal.
Di tengah proses penyelidikan, tim tanggap bencana juga telah mendirikan posko di sekitar lokasi kebakaran. Posko tersebut digunakan untuk membantu pendataan warga sekaligus menangani masyarakat yang terdampak.
โIni dibuat posko oleh tim tanggap bencana. Kita buat posko untuk bisa mengidentifikasi, termasuk melakukan perawatan terhadap masyarakat yang kena dampak atas kebakaran ini,โ tutur Mirzal.
Kebakaran terjadi pada Senin siang. Informasi mengenai kejadian tersebut diterima petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 13.40 WIB. Berdasarkan data Command Center Damkar, objek yang terbakar merupakan rumah tinggal semi permanen.
Sebanyak 29 unit mobil pemadam dan 135 personel dikerahkan ke lokasi. Pemadaman dimulai pukul 13.46 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan sekitar pukul 16.17 WIB.
Besarnya dampak kebakaran tidak lepas dari kondisi permukiman yang padat. Api dapat merambat dengan cepat, sementara sumber air yang berada cukup jauh turut menjadi kendala petugas dalam proses pemadaman.
Data sementara dari pihak Kecamatan Gambir mencatat 114 rumah terdampak. Sebanyak 310 kepala keluarga (KK) atau 880 jiwa ikut terdampak akibat kebakaran tersebut.
โBerdasarkan pendataan sementara dari pihak Kecamatan, total 114 rumah terdampak, ada 310 KK dan 880 jiwa yang terdampak,โ kata Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat Syarifudin.
Meski api menghanguskan banyak rumah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, dua personel pemadam kebakaran sempat dievakuasi akibat kelelahan dan paparan asap tebal saat berjibaku memadamkan api.
Kini, setelah api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan dilakukan, perhatian beralih pada penyelidikan. Polisi akan menyisir lokasi untuk mencari titik awal api sekaligus mengungkap penyebab kebakaran yang membuat ratusan rumah dan ratusan keluarga terdampak.(*)






