MAKASSAR — Suasana malam di pertigaan Jalan Maccini Gusung–Jalan Lure, Kota Makassar, mendadak mencekam. Dua kelompok remaja yang tinggal bertetangga terlibat tawuran, saling lempar batu dan anak panah, hingga merusak kendaraan milik warga.
Bentrokan bermula ketika sekelompok remaja diduga menyerang warga di Jalan Maccini Gusung menggunakan batu dan panah. Dalam insiden tersebut, satu unit sepeda motor Honda Scoopy berwarna abu-abu milik warga setempat mengalami kerusakan.
Serangan itu memicu reaksi balasan. Warga bersama kelompok remaja dari Jalan Maccini Gusung melakukan perlawanan, hingga aksi saling lempar batu antara kedua kelompok tak terhindarkan. Kepanikan pun sempat terjadi di sekitar lokasi kejadian.
Tawuran baru dapat dihentikan setelah personel Polsek Makassar tiba di lokasi dan membubarkan massa. Polisi kemudian mengamankan sejumlah remaja yang diduga terlibat langsung dalam bentrokan tersebut.
Kapolsek Makassar Kompol Mustari membenarkan peristiwa itu. Ia menyebutkan, tujuh remaja berhasil diamankan dan seluruhnya masih berstatus anak di bawah umur.
“Ada tujuh orang yang kami amankan. Semuanya masih di bawah umur,” kata Kompol Mustari saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, para remaja yang diamankan rata-rata berusia 15 hingga 17 tahun. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan saat tawuran.
Ketujuh remaja tersebut kemudian dibawa ke Polsek Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga memanggil orang tua masing-masing guna proses pembinaan dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Polisi mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Peran keluarga dan lingkungan dinilai penting untuk mencegah keterlibatan remaja dalam aksi kekerasan yang meresahkan warga. (*)






