TAKALAR – Nasib kurang beruntung dialami seorang calon pengantin wanita di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Hanya sepekan sebelum hari pernikahannya, rumah korban justru dibobol pencuri saat dalam keadaan kosong.
Akibat kejadian tersebut, uang tunai sebesar Rp50 juta yang telah disiapkan untuk kebutuhan pesta pernikahan raib. Selain itu, sejumlah perhiasan emas dengan berat puluhan gram dan ditaksir bernilai sekitar Rp250 juta juga ikut digondol pelaku.
Peristiwa pencurian itu terjadi di Perumahan Arya Mas, Desa Aeng Towa, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 03.00 WITA.
Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman tersebut, seorang pria yang belum diketahui identitasnya terlihat mengintai rumah sebelum mencongkel pintu depan.
Rumah Kosong Saat Dibobol
Saat kejadian, calon pengantin wanita sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar. Kondisi rumah yang kosong kemudian dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
“Pencurian terjadi sekitar jam 03.00 dini hari. Waktu itu calon pengantin wanita sedang dirawat di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar, jadi rumah dalam keadaan kosong,” ujar Kartini, keluarga pemilik rumah, Rabu (30/9/2026).
Aksi pencurian tersebut baru diketahui setelah calon mempelai pria datang ke rumah. Ia bermaksud mengambil sejumlah barang dan perlengkapan medis yang dibutuhkan calon istrinya selama menjalani perawatan.
Namun, setibanya di rumah, calon suami korban mendapati kondisi bagian dalam rumah sudah berantakan. Kamar utama terlihat diacak-acak, sedangkan lemari penyimpanan dalam kondisi terbuka.
Polisi Kejar Pelaku
Calon mempelai pria kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada calon istrinya. Temuan itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Polisi kini mendalami rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku yang diduga masuk ke rumah dengan cara mencongkel pintu depan.
Kasus pencurian tersebut ditangani Polsek Galesong Utara bersama Satreskrim Polres Takalar. Polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku sekaligus memburu keberadaannya.
Penyidik juga mendalami jumlah kerugian yang dialami korban serta mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap kasus tersebut.






