BOGOR โ Pelarian E (20) berakhir di sebuah kebun di pinggir Jalan Raya Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pria muda itu ditemukan tergeletak tak bernyawa dengan luka akibat senjata tajam di punggung.
Polisi kemudian mengungkap E merupakan korban tawuran yang terjadi di wilayah tersebut. Sebelum ditemukan meninggal, korban disebut sempat berlari menuju wilayah Citeureup setelah rombongan tawuran terpecah.
Kapolsek Citeureup Kompol Eddy Santosa mengatakan peristiwa itu berkaitan dengan tawuran yang sebelumnya terjadi di kawasan Nanggewer, Cibinong. Tawuran tersebut bahkan sempat ramai beredar melalui media sosial TikTok.
โIya (korban tawuran), dari hasil keterangan, di kejadian yang Nanggewer (Cibinong) itu ya, yang ramai itu yang di TikTok itu, terus terpecah,โ kata Eddy, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Eddy, saat rombongan terpecah, E melarikan diri ke arah Citeureup. Namun, pelarian tersebut tidak membuatnya terhindar dari bentrokan. Tawuran kembali terjadi hingga korban akhirnya tertinggal dari rombongannya.
โTertinggal di rombongan, sudah gitu lari ke kebun. Namanya tawuran yang ada yang kena kan gitu,โ jelasnya.
Polisi sejauh ini telah mengamankan satu orang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut. Pelaku yang ditangkap disebut berperan sebagai joki, yakni orang yang mengendarai sepeda motor ketika tawuran berlangsung.
โDiamankan satu, yang satu ya yang ini yang bawa motornya. Barang buktinya motor yang dipakai oleh yang melakukan,โ beber Eddy.
Ditemukan Warga Menjelang Subuh
Sebelumnya, keberadaan E diketahui setelah warga menemukan tubuhnya tergeletak di sekitar kebun yang berada di pinggir jalan. Lokasi tersebut merupakan kawasan kebun singkong yang berbatasan dengan sungai.
E ditemukan warga yang melintas pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada polisi.
โYa, kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang tergeletak di sekitar kebun ya, dekat jalan,โ kata Eddy, Jumat (28/8/2026).
Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan adanya luka pada bagian punggung korban yang diduga akibat senjata tajam.
โKami ke sana, kemudian kami melakukan olah TKP dan kami melihat korban tersebut ada mengalami luka di bagian punggung,โ ujar Eddy.
Temuan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan polisi untuk mengungkap rangkaian tawuran yang berujung pada kematian E. Polisi masih mendalami peran masing-masing pihak serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kejadian tersebut. (*)






