MAKASSAR โ Truk tangki bernomor polisi DT 8411 FE menabrak truk tronton DD 8557 MN di depan Gerbang Tol Tamalanrea Seksi-IV.A, Makassar, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 10.14 Wita. Kecelakaan itu diduga terjadi setelah rem truk tangki tiba-tiba tidak berfungsi saat pengemudi hendak mengurangi kecepatan.
Tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Namun, bagian bamper depan truk tangki ringsek dan tangkinya mengalami kebocoran hingga menyebabkan solar berceceran di ruas jalan tol.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulsel AKBP Mamat Rahmat membenarkan kecelakaan tersebut. Polisi telah melakukan penanganan di lokasi dan memastikan tidak ada korban dalam peristiwa itu.
โBenar telah terjadi laka lantas di depan Gerbang Tol Tamalanrea Seksi-IV.A pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 10.14 Wita. Tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut,โ ujar Mamat.
Truk tangki tersebut dikemudikan Muh. Herafuddin Lino.P (33), seorang pegawai swasta yang berdomisili di Jalan Batua Raya XI, Makassar.
Berdasarkan keterangan pengemudi, kecelakaan bermula saat truk tangki tiba di lokasi kejadian. Pengemudi hendak mengurangi kecepatan, tetapi rem kendaraan tiba-tiba blong.
Kendaraan yang tidak dapat berhenti kemudian menabrak truk tronton DD 8557 MN yang berada di depannya.
โDari keterangan pengemudi, saat tiba di lokasi hendak mengurangi kecepatan, tetapi tiba-tiba rem blong sehingga menabrak kendaraan tronton yang ada di depannya,โ kata Mamat.
Benturan tersebut menyebabkan bagian depan truk tangki mengalami kerusakan cukup parah. Tangki kendaraan juga mengalami kebocoran sehingga solar tumpah dan berceceran di badan jalan.
Dari pantauan di lokasi, sejumlah petugas terlihat menangani solar yang tercecer di ruas jalan tol. Dengan menggunakan alat seadanya, petugas mengambil dan membersihkan solar yang masih berada di permukaan jalan agar tidak semakin menyebar.
Penanganan tumpahan solar dilakukan bersamaan dengan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan. Petugas bergerak untuk memastikan kondisi jalan tetap dapat dilalui dan tidak menimbulkan gangguan lebih lanjut bagi pengguna tol.
Petugas yang datang ke lokasi juga mencatat identitas pengemudi serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut.
Selain penanganan kecelakaan, petugas melakukan mediasi terhadap pihak-pihak yang terlibat. Berdasarkan penanganan di lokasi, persoalan tersebut kemudian diselesaikan secara damai.
โPetugas sudah mendatangi TKP, mengatur arus lalu lintas, mencatat identitas pengemudi, mengamankan barang bukti, serta melakukan mediasi bersama pihak yang terlibat,โ ujar Mamat.
Dalam penanganan kecelakaan tersebut, petugas yang berada di lapangan di antaranya Aiptu Andarias S dan Aiptu Akbar M bersama petugas lalu lintas tol.
Tidak ada korban luka maupun korban jiwa yang dilaporkan dalam kecelakaan tersebut. Kerugian material berupa kerusakan pada bagian depan truk tangki dan kebocoran pada tangki kendaraan.
Penanganan dilakukan setelah kecelakaan terjadi untuk mengamankan lokasi, mengatur arus lalu lintas, serta menangani solar yang berceceran di ruas jalan tol. (*)






