Pulang Kerja Jangan Langsung Buka Ponsel, Ini 7 Cara Redakan Stres

Ilustrasi.

JAKARTA  – Pulang ke rumah setelah seharian beraktivitas tidak selalu berarti pikiran ikut berhenti. Tugas yang belum selesai, perjalanan panjang, pekerjaan, urusan keluarga, hingga berbagai informasi dari layar ponsel bisa membuat tubuh sudah berada di rumah, tetapi kepala masih sibuk dengan banyak hal.

Stres merupakan respons alami tubuh dan pikiran ketika menghadapi situasi yang dianggap sulit atau menuntut. Namun, ketika berlangsung terlalu berat atau terus-menerus, stres dapat memengaruhi kondisi fisik maupun mental.

Karena itu, waktu setelah beraktivitas bisa dimanfaatkan untuk benar-benar memberi jeda bagi tubuh dan pikiran. Tidak harus dengan kegiatan mahal atau rumit. Sejumlah kebiasaan sederhana dapat dilakukan di rumah untuk membantu tubuh lebih rileks.

1. Beri jeda sebelum kembali beraktivitas

Sesampainya di rumah, jangan merasa harus langsung mengerjakan hal lain. Luangkan beberapa menit untuk berhenti sejenak.

Duduk dengan nyaman, mengganti pakaian, minum air, atau sekadar menarik napas dapat menjadi cara sederhana untuk memberi batas antara kesibukan sepanjang hari dan waktu istirahat.

Istirahat bukan berarti membuang waktu. Tubuh dan pikiran juga membutuhkan kesempatan untuk memulihkan diri.

2. Atur napas secara perlahan

Ketika stres, tubuh dapat terasa tegang dan pikiran lebih sulit tenang. Latihan pernapasan sederhana bisa dicoba dengan duduk dalam posisi nyaman, kemudian menarik dan mengembuskan napas secara perlahan.

Fokuskan perhatian pada aliran napas selama beberapa menit. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan latihan pernapasan dan teknik relaksasi sebagai salah satu cara yang dapat membantu menghadapi stres.

3. Jalan kaki atau lakukan peregangan ringan

Seharian duduk bekerja atau belajar dapat membuat tubuh terasa kaku. Tidak perlu langsung melakukan olahraga berat. Berjalan santai di sekitar rumah atau melakukan peregangan ringan dapat membantu tubuh kembali bergerak sekaligus mengalihkan perhatian dari urusan yang menumpuk.

WHO juga merekomendasikan aktivitas fisik secara rutin sebagai salah satu cara membantu mengelola stres.

4. Beri jeda dari media sosial

Membuka media sosial memang mudah dilakukan ketika sedang mencari hiburan. Namun, terlalu banyak informasi justru dapat membuat pikiran semakin penuh.

Cobalah meletakkan ponsel untuk sementara. Waktu tersebut bisa digunakan untuk membaca buku, mendengarkan musik, menggambar, merapikan kamar, atau berbincang dengan keluarga.

WHO juga menyarankan membatasi konsumsi berita jika paparan informasi justru meningkatkan stres.

5. Kerjakan sesuatu yang disukai

Hari yang melelahkan tidak harus ditutup dengan pekerjaan lain. Sisihkan waktu untuk melakukan kegiatan yang memang menyenangkan.

Memasak, merawat tanaman, membaca, bermain musik, menggambar, bermain dengan hewan peliharaan, atau menjalankan hobi lainnya dapat menjadi pilihan. Tidak perlu mengejar hasil tertentu. Pilih aktivitas yang membuat nyaman dan tidak menambah beban.

6. Ceritakan kepada orang yang dipercaya

Jika ada persoalan yang terus memenuhi pikiran, menyimpannya sendiri bukan selalu pilihan terbaik. Berbicara dengan orang yang dipercaya, seperti anggota keluarga, sahabat, guru, atau orang dewasa yang membuat merasa aman dapat membantu.

Tidak setiap percakapan harus berujung pada solusi. Terkadang, mengungkapkan apa yang sedang dirasakan dan didengarkan orang lain sudah cukup membantu membuat beban terasa lebih ringan.

WHO juga menyarankan tetap terhubung dengan keluarga dan teman serta membagikan kekhawatiran kepada orang yang dipercaya sebagai bagian dari pengelolaan stres.

7. Jangan mengorbankan waktu tidur

Setelah melewati hari yang panjang, tidur menjadi salah satu cara tubuh memulihkan energi. Usahakan waktu tidur dan bangun tetap cukup teratur.

Sebelum tidur, buat suasana kamar lebih nyaman dan kurangi penggunaan perangkat elektronik jika memungkinkan. WHO menyebut tidur membantu tubuh beristirahat, memulihkan diri, dan mengurangi dampak stres.

Jika stres justru membuat seseorang terus kesulitan tidur atau mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan. Berbicara dengan orang yang dipercaya atau mencari bantuan tenaga kesehatan dapat menjadi langkah berikutnya.

Mengurangi stres setelah menjalani hari yang melelahkan tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Memberi jeda, mengatur napas, bergerak ringan, menjauh sejenak dari media sosial, menikmati hobi, berbicara dengan orang yang dipercaya, dan menjaga waktu tidur bisa menjadi langkah sederhana yang dilakukan dari rumah.

Yang penting, tidak ada keharusan untuk terus produktif sepanjang waktu. Ada saatnya tubuh dan pikiran memang membutuhkan jeda. (*)

Sponsored · Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis