Journalist Independent.com, MAKASSAR — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin berencana akan mengembalikan atau mengaktifkan kembali sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Gowa yang sebelumnya diberhentikan Husniah Talenrang.
Menurut Darmawangsyah, pengaktifan kembali sejumlah pejabat tersebut adalah kunci normalisasi kegiatan pemerintahan.
“InsyaAllah. Segera, karena dengan pengaktifan, itulah kunci untuk kemudian menormalisasi semua kegiatan kepegawaian dan anggaran di Kabupaten Gowa,” kata Darmawansyah kepada wartawan usai menghadiri pembukaan Expo UMKM Haji dan Umrah di Taman Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa, Jumat (16/10/2026).
7 Pejabat Akan Kembali
Sebelumnya, sebanyak 7 pejabat OPD di lingkup Pemda Gowa itu diberhentikan secara tiba-tiba oleh Husniah yang saat itu masih menjabat sebagai Bupati Gowa.
Tujuh pejabat yang sebelumnya dinonaktifkan tersebut yakni Sekretaris Daerah Gowa Andy Azis Peter, Inspektur Gowa Syahrul Syahrir, Kepala Bappeda Sujjadan, dan Kepala BKPSDM Indra Said.
Selanjutnya, Kepala BPKAD Mahmud, Kepala Satpol PP Umar Madjid, serta Sekretaris DPRD Gowa Andi Idil Hafid. Darmawangsyah menilai pengaktifan kembali para pejabat tersebut menjadi salah satu langkah untuk menormalkan kembali kegiatan kepegawaian dan pengelolaan anggaran daerah.
Selain mengaktifkan kembali tujuh pejabat tersebut, Wawan sapaan akrab Darmawangsyah Muin mengatakan, akan mempercepat program pembangunan yang telah direncanakan. Meski target program 100 hari pertama tidak lagi relevan dengan waktu awal masa jabatannya, ia memastikan agenda pembangunan tetap dilanjutkan.
Ia mengungkapkan, Kabupaten Gowa tengah menghadapi persoalan pertumbuhan ekonomi dan rendahnya realisasi penyerapan anggaran. Ia menyebut penyerapan anggaran saat ini baru mencapai 19,5 persen, meski tidak merinci periode penghitungan angka tersebut.
RPJMD Tetap Dilanjutkan
Wawan juga memastikan tidak akan mengubah program pembangunan yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari komitmen yang telah ditawarkan kepada masyarakat sejak awal.
“Tidak ada perubahan sama sekali, yang ada adalah kami tuntaskan dan selesaikan. Karena bukti daripada visi-visi kami itu, masyarakat menerima dan itulah kenapa kami terpilih waktu itu,” tuturnya.
Ia menegaskan anggaran pada 2027 akan diarahkan untuk menuntaskan program pembangunan yang telah direncanakan dalam RPJMD selama lima tahun. Pemerintah Kabupaten Gowa, kata dia, akan memprioritaskan penyelesaian agenda pembangunan tersebut.
“Kita akan menggelontorkan semua anggaran itu untuk menyelesaikan RPJMD kami selama lima tahun,” katanya.
Enggan Bahas Politik
Wawan tak mau berbicara banyak soal fenomena politik yang terjadi belakangan di Gowa. Ia mengaku akan fokus bekerja dan memperbaiki Gowa kedepan.
“Saya tidak ingin berkomentar banyak, saat ini saya hanya fokus bekerja karena banyak PR (pekerjaan rumah) yang mesti saya selesaikan,” katanya usai Paripurna di gedung DPRD Gowa pada Jumat (16/10/2026).
Jabat Plt, Husniah Dipecat
Wawan ditunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnivian setelah Husniah Talenrang dipecat tidak.
Ia mulai bertugas sejak Jumat (16/10) setelah SK penunjukkannya diberika DPRD Gowa kepada dirinya.
Sebenarnya, SK sudah diketahui oleh DPRD Gowa pada Rabu (14/10), namun baru surat keputusan pemberhentuan dan penunjukan Plt Bupato Gowa menggantikan Husniah Talenrang.






