NEWS  

Tiga ASN Pertanian Gugur Ditembak Saat Salurkan Bantuan Ternak di Jayawijaya

Tiga asn tertembak.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya. (Foto: Dok. DPR RI)

JAKARTA — Tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya gugur setelah pelaku menembak mereka saat menyalurkan bantuan peternakan kepada masyarakat di Papua Pegunungan. Komisi IV DPR RI menyampaikan duka cita dan penghormatan kepada ketiganya dalam rapat kerja bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Rabu (16/9/2026).

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyampaikan belasungkawa sebelum rapat membahas penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Pertanian sesuai hasil pembahasan Badan Anggaran DPR RI.

“Sebelum memasuki agenda rapat, Komisi IV DPR RI menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga aparatur sipil negara pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, yaitu mendiang Aprida Rapi, Willi Mbuik, dan Alfonsius Albinus Mehan,” kata Titiek di Jakarta, Rabu.

Tiga ASN Gugur Saat Menjalankan Tugas

Titiek menyebut ketiga ASN tersebut gugur ketika menjalankan pelayanan kepada masyarakat di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya. Mereka tengah menyalurkan bantuan peternakan untuk masyarakat yang membutuhkan di wilayah Papua Pegunungan.

Menurut Titiek, ketiga korban menjalankan amanah negara untuk memastikan bantuan peternakan menjangkau masyarakat di daerah terpencil.

“Mereka gugur dalam pengabdian menjalankan tugas negara dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Komisi IV DPR RI memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi ketiga pahlawan pangan tersebut,” ujar Titiek.

Komisi IV DPR RI menilai pengabdian ketiga ASN itu mencerminkan komitmen aparatur pemerintah dalam menjaga pelayanan publik dan distribusi bantuan pangan di wilayah terpencil.

Mentan Sampaikan Duka Cita

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman sebelumnya menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga petugas dalam insiden penembakan terhadap rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

Amran menyampaikan duka cita tersebut melalui keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (10/9/2026). Ia menyebut para korban tengah membawa bantuan ternak kepada masyarakat di Kampung Muliama, Papua Pegunungan.

“Atas nama Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan pribadi, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” kata Amran.

Amran menegaskan ketiga korban menjalankan tugas mulia untuk membantu masyarakat pedalaman Papua. Ia menyebut mereka sebagai pahlawan pangan yang gugur dalam pengabdian.

Polisi Selidiki Insiden Penembakan

Berdasarkan informasi kepolisian yang disampaikan Amran, rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya mendapat serangan saat menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat. Pelaku kriminal bersenjata menghadang dan menembaki rombongan tersebut pada Rabu (9/9/2026) sore.

Komisi IV DPR RI turut mendoakan ketiga korban dan keluarga yang ditinggalkan. Titiek berharap seluruh amal pengabdian korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai perkembangan penyelidikan dan identitas pelaku belum tercantum dalam keterangan yang tersedia. (*)