SULSEL, โย PT. Nirmala Fortuna Abadi diduga mengedarkan Bahan Bakar Minyak (BBM) illegal jenis Solar hingga ke Sulawesi Tengah, untuk dipasarkan dengan harga lebih tinggi, 28 Juli 2026.
Informasi yang dihimpun media ini mengungkap fakta bahwa PT Nirmala Fortuna Abadi terdaftar di PT Pertamina Pusat Jakarta, akan tetapi wilayah pengoperasiannya berada di Sulawesi Selatan.
โSudah kita profiling bahwa PT tersebut terdaftar di Pertamina Pusat, akan tetapi wilayah operasionalnya di Sulawesi Selatan, โkata Andi Idham Jaya Gaffar, Ketua Umum LMR-RI Sulsel, kepada Journalist Independent. Com.
Dilapangan, terbukti bahwa PT. Nirmala Fortuna Abadi, mengumpulkan material BBM Jenis Solar dari Black Market (Pasar Gelap) dengan harga tinggi. Wilayah Gowa, Maros, Makassar merupakan tempat subur bagi Perusahaan tersebut untuk menyedot sumur-sumur Solar untuk kemudian dijual kembali ke Sulawesi Tengah.
โPT Nirmala Fortuna Abadi, menguasai sumur-sumur gelap tempat penampungan BBM jenis Solar (Black Market), mereka berani membeli dengan harga tinggi dan kemudian dijual kembali ke Sulawesi Tengah dengan harga yang lebih tinggi lagi, โungkap Sumber, yang enggan disebutkan namanya.
Dengan tegas Andi Idham Jaya Gaffar meminta kepada Polda Sulsel dalam hal ini Direktorat Kriminal Khusus untuk turun tangan dan menindak lanjuti adanya dugaan tindak pidana penyelewengan BBM illegal jenis Solar.
โPolda Sulsel dalam hal ini Direktorat Kriminal Khusus untuk segera turun tangan dan menindak lanjuti adanya dugaan tindak pidana penyelewengan BBM illegal jenis Solar oleh PT. Nirmala Fortuna Abadi, โtegas Idham.
Dirkrimsus Polda Sulsel. KBP. Taufik Herdiansyah Zeinardi S. Ik, yang dikonfirmasi via Whatssapp pribadinya hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapannya.
Wartawan: Ukhieamir, Editor: Ukhieamir






