User Icon Hai pembaca setia! Temukan solusi media online Anda di AMK WebDev.

Kasatlantas Polrestabes Makassar Dinilai Tak Mampu ‘Kembalikan Ke Jalan Yang Benar’ Kendaraan Lawan Arah

Screenshot

MAKASSAR, — Efek fenomena kota besar yang kini melanda kota Makassar salah satunya yaitu, maraknya kendaraan lawan arah, dan hal tersebut hampir ditemukan ditiap ruas jalan kota ini, Satlatas Polrestabes Makassar dinilai tak mampu “Kembalikan ke jalan yang benar” para pelawan arah, 27 Januari 2026.

”Biasa ji pak melanggar ka, karena cepatki klo lewat sini ka terus potong jalan ke Tallasa City tembus ke BTP. Kebetulan rumah disana pak, karena banyakji juga yang melanggar, “ungkap S, salah seorang warga yang kedapatan melawan arah.

Dikota Makassar, ada beberapa ruas jalan yang ‘doyan’ dijadikan para warga tak bertanggung jawab untuk melakukan pelanggaran melawan arah. Jalan Sungai Saddang, dimana hari Senin hingga Sabtu itu dijadikan satu arah dari pukul 06.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita. Jalan Raya Baruga menuju ke jalan Dr. Leimena hampir setiap menit para pengendara melawan arah, sepanjang jalan Ir. Sutami (Samping Tol) jam rawan 07.00 Wita dan Pukul. 16.00 Wita. kemudian jalan Karuwisi, hampir setiap hari masyarakat mendapati para pelanggar atau pelawan arah.

Dimana diketahui bahwa pelanggaran kecil tersebut dapat berakibat fatal bagi para pengendara yang tertib, tentunya hal ini sudah terjadi sejak lama dan Satlantas Polrestabes hanya memiliki seorang Polisi Tiktokers yakni Maher Daeng Rani untuk melawan ribuan pelanggar pelawan arah, tentunya hal tersebut tidak relevan dan tidak sebanding.

Dimintai tanggapannya, Ketum LMR-RI Sulsel Andi Idham Jaya Gaffar, mengungkapkan bahwa Satlantas Polrestabes Makassar bersyukur memiliki seorang Personil yang memiliki Inovasi dan inisiatif untuk melakukan perubahan dan memberi pengetahuan bagi para pelanggar akan tetapi hal tersebut juga tidak cukup membuat efek jera para pelawan arah.

”Satlantas Polrestabes Makassar bersyukur memiliki Personil seperti itu, yang mempunyai inovasi dan inisiatif untuk melakukan perubahan dan memberi pengetahun bagi para pelanggar, akan tetapi hal tersebut tidak juga memberi efek jera pelawan arah, “kata Andi Idham Jaya Gaffar kepada media ini.

Idham juga meminta agar para pelanggar untuk dikenakan sanksi tegas berupa tilang manual dikarenakan hal tersebut dinilai telah dapat membuat efek fatalitas bagi para pengendara lain.

”Kami berharap bahwa para pelanggar tidak hanya dijadikan konten, akan tetapi para pelanggar diberi sanksi tegas berupa tilang, sesuai dengan amanah Korlantas Mabes Polri apabila pelanggaran dapat memberikan efek fatalitas pada Lakalantas itu wajib disanksi tilang (20%) sesuai hemat kami, “lanjut Idham.

Belum lepas soal pelawan arah, dikota Makassar juga sering kita dapati para pengendara khususnya Roda II tak memakai Helm, selain itu juga berseliweran di Media Social Tiktok Balapan Liar bahkan sampai Live Streaming di beberapa ruas jalan seperti dijalan Poros Pettarani (Depan Hotel Mercure), Jalan Veteran dan Jalan Bandang.

Salah seorang pengunjung hotel Mercure yang sempat dimintai keterangannya mengatakan bahwa pada hari Sabtu atau Malam Minggu, para penghuni hotel merasa terganggu dengan aktivitas para pelaku Balapan Liar tersebut.

”Ribut sekali pak, tidak bisaki istirahat karena suara motor, bahkan ada juga suara mobil biasa balapan, “papar T, salah seorang tamu hotel.

Hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi Kasatlantas Polrestabes Makassar. AKBP. Andi Husnaeni, akan tetapi hingga berita ini diturunkan Perwira berpangkat Dua Bunga tersebut enggan memberikan komentar dan membalas Whatssapp dari media ini.

 

Sponsored · Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis

AMK WebDev

Bangun portal berita profesional & ringan.

💬 Konsultasi Globe News

Media Online Siap Pakai

Desain menarik, panel redaksi, dan dukungan SEO.

📞 Hubungi Kami News Globe