MALILI โ Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa sebuah bus komersial terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Laskap, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur pada Senin (29/12/2025) pagi sekitar pukul 05.30 WITA.
Bus Bintang Timur dengan nomor polisi DP 5984 VA yang dikemudikan oleh Ardiansyah (Lelaki) dilaporkan hilang kendali saat melaju dalam kecepatan tinggi dari arah Makassar menuju Sorowako.
Kronologi Kejadian Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Satlantas Polres Luwu Timur, insiden bermula saat bus bermesin Mercedes-Benz tersebut berusaha mendahului kendaraan lain yang berada di depannya.
“Bus mengambil jalur kanan dengan kecepatan tinggi untuk mendahului. Namun, pengemudi diduga tidak dapat menguasai laju kendaraan sehingga bus oleng dan menyerempet pohon di pinggir jalan,” ungkap Kasat Lantas Polres Luwu Timur, IPTU Agusnawan, S.E.
IPTU Agusnawan juga mengemukakan data korban kecelakaan ini memakan korban jiwa. Kondektur bus yang diketahui bernama Muh Akbar Sunarya dilaporkan meninggal dunia.
“Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Malili karena mengalami luka robek serius di bagian bibir, tangan, dada, serta bengkak pada kepala bagian belakang, namun nyawanya tidak tertolong setelah beberapa jam perawatan,”terangnya.
Agusnawan juga menerangkan bahwa selain korban jiwa, satu orang penumpang bernama Nurfadilla mengalami cedera pada bagian pinggang dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di Puskesmas Malili.
Sementara itu, 18 penumpang lainnya dinyatakan selamat tanpa luka dan telah dipulangkan ke rumah masing-masing.
Tindakan Kepolisian Pihak Kepolisian dari Resor (Polres) Luwu Timur langsung bergerak cepat melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Saat ini, pengemudi bus, Ardiansyah, telah diamankan di Mapolres Luwu Timur untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait insiden maut tersebut.
“Jumlah penumpang sesuai manifest ( 19 Orang ) 18 Orang Penumpang ( sudah kembali kerumah Masingโ )
– 1 orang Penumpang masih di PM malili ( Sadar ) untuk yang dinyatakan meninggal setelah dilakukan perawatan di PM malili, 1 Orang kondekturnya,”Jelasnya IPTU Agusnawan kepada Media ini.
Dikesempatan terakhirnya, Kasat Lantas Luwu Timur, IPTU Agusnawan menghimbau kepada seluruh pengendara, terutama angkutan umum, agar selalu berhati-hati dan menjaga kecepatan kendaraan mengingat kondisi jalan Trans Sulawesi yang memiliki titik-titik rawan kecelakaan.(*)
Hai pembaca setia! Temukan solusi media online Anda di 





