Curi Motor Mahasiswi di Makassar, Dua Remaja Kabur Lewat Atap Rumah

Journalist Independent
Pelaku pencuri motor saat mencoba kabur.
Pelaku pencuri motor saat mencoba kabur.

Journalist Independent, MAKASSAR – Dua remaja berinisial IKB alias AG (16) dan MF (16) ditangkap polisi setelah diduga mencuri sepeda motor milik seorang mahasiswi berinisial AH (21) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keduanya sempat berusaha melarikan diri dengan melompat dari satu atap rumah warga ke atap rumah lainnya.

Kedua terduga pelaku diamankan di Jalan Angkasa 3, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Jumat (6/11/2026). Penangkapan dilakukan setelah polisi mendatangi rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian mereka.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Dani Ardin, mengatakan kedua remaja tersebut berusaha kabur ketika petugas tiba di lokasi.

“Pada saat kami tiba di lokasi dan masuk di salah satu rumah yang diduga tempat pelaku,” ujar Dani kepada wartawan, Sabtu (7/11/2026).

Menurut Dani, kedua remaja itu kemudian melarikan diri melalui bagian atap rumah warga. Petugas melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengepung dan mengamankan keduanya.

“Pada saat pelaku kabur, dia lari dari atap rumah satu ke rumah yang lain. Namun setelah kami kepung, kami berhasil mengamankan pelaku tersebut,” katanya.

Kasus pencurian tersebut bermula ketika sepeda motor milik AH hilang dari area parkir Gereja GPDI Apostolik Makassar, Jalan Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Panakkukang, Sabtu (24/10/2026).

Saat kejadian, korban sedang mengikuti ibadah. Sepeda motor yang diparkir di lokasi tersebut diduga menjadi sasaran kedua remaja itu karena tidak dalam kondisi terkunci setang.

Dani menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kedua terduga pelaku diduga mengambil kendaraan dengan cara mendorongnya. Salah satu pelaku mengambil sepeda motor, sedangkan rekannya membantu membawa kendaraan tersebut menjauh dari lokasi.

“Kemungkinan motor tidak terkunci leher. Kemudian pelaku datang mengambil sepeda motor tersebut dan dibantu salah satu rekannya mendorong motor itu,” jelas Dani.

Baca Juga  Pemerintah Toraja Disinyalir Kongkalikong Hancurkan Wisata Alam Ollon, Divisi Propam Mabes Diminta Turun Gunung

Keduanya kemudian mendorong sepeda motor milik korban hingga ke Jalan Janggo, Kelurahan Paropo. Setelah berada di lokasi tersebut, mereka diduga berupaya menghidupkan mesin dengan menyambung langsung kabel kontak kendaraan.

Polisi akhirnya berhasil mengamankan satu unit sepeda motor yang diduga merupakan milik korban. Namun, saat ditemukan, kondisi kendaraan sudah mengalami perubahan pada sejumlah bagian.

Menurut Dani, kedua terduga pelaku diduga melepas beberapa komponen kendaraan, termasuk bagian kap dan warna bodi, untuk mengubah tampilan sepeda motor tersebut.

“Kami berhasil mengamankan satu unit sepeda motor. Namun sebelumnya sepeda motor tersebut sudah diubah bentuk oleh pelaku, di mana warna dan kap-kap sepeda motor dilepas,” ungkap Dani.

Selain mengusut pencurian sepeda motor milik mahasiswi tersebut, polisi juga mendalami kemungkinan keterlibatan kedua remaja dalam kasus pencurian lain.

Dari pemeriksaan awal, polisi memperoleh informasi mengenai dugaan tindak pidana pencurian di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Namun, keterlibatan keduanya dalam perkara tersebut masih didalami oleh penyidik.

“Dari hasil pemeriksaan pelaku diketahui bahwa ada TKP lain yang dilakukan oleh pelaku, yang mana bertempat di Kabupaten Maros,” beber Dani.

Saat ini, kedua remaja tersebut telah diamankan di Polsek Panakkukang bersama barang bukti sepeda motor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dani mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, motif pencurian diduga berkaitan dengan persoalan ekonomi. Polisi selanjutnya akan memproses perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Untuk motif saat ini terkait masalah ekonomi. Jadi setelah kami berhasil mengamankan pelaku, selanjutnya pelaku kami bawa ke Polsek Panakkukang untuk proses hukum,” pungkas Dani.